Pikiran Rakyat
USD Jual 14.068,00 Beli 13.768,00 | Langit umumnya cerah, 15.5 ° C

Labayk, Platform Media Sosial Bebas dari Perundungan dan Konten Bahaya

Tim Pikiran Rakyat
Logo Labayk.*
Logo Labayk.*

MEDIA sosial yang banyak digunakan orang untuk bebas berekspresi, kadang menghadirkan konten tak terduga dari para penggunanya. Unggahan yang menuai komentar perundungan, konten mengandung unsur kekerasan, dan lainnya.

Hal itu membuat pengusaha teknologi dan bankir Tanweer Khan, merancang aplikasi yang menyediakan lingkungan yang aman bagi penggunanya. Tidak terbatas pada sesama Muslim, tapi juga non-Muslim.

Tanweer percaya bahwa media sosial dibuat agar pengguna dapat menikmati waktu online mereka.

“Seiring waktu, saya menjadi semakin frustrasi dengan cara jaringan media sosial telah menjadi kendaraan untuk pelecehan, trolling dan bullying. Platform media sosial terus-menerus dipanggil untuk merespons hal yang semakin sulit untuk dikendalikan ini,” ucap Tanweer, seperti dalam rilis yang diterima PR, Jumat 17 Mei 2019.

Jaringan media sosial memiliki kekuatan untuk berbuat baik dan membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik untuk semua orang, baik online maupun offline. Namun, budaya di sebagian besar jaringan ini didorong oleh keuntungan. Ia berpendapat, hal ini memungkinkan bot untuk membentuk keputusan dan pendapat orang.

“Saya ingin membuat platform di mana orang dapat terhubung dan berkomunikasi secara efektif dengan orang lain, dengan nilai-nilai yang sama, di lingkungan yang aman dan tidak mengancam,” katanya.

Labayk sendiri merupakan seraban dari bahasa Arab labbaik, yang berarti 'siap melayani Anda’. Visi Tanweer ialah membangun komunitas, bukan pengikut.

Meski identik dengan identitas Muslim, ia menekankan bahwa platform ini tidak terbatas Muslim saja. Namun terbuka untuk semua orang.

“Labayk berbagi dan dibangun di atas nilai-nilai Islam sejati yaitu perdamaian, rasa hormat, kebaikan, kebenaran, dan ketulusan. Dan inilah yang saya inginkan sebagai platform. Periklanan yang penuh kebencian dan agresif telah digantikan dengan pemberian, tujuan amal, komunikasi dan keamanan yang hebat. Dan itu gratis, dan akan selalu ada," ucap Tanweer.

Alih-alih menjual data untuk tujuan keuntungan dan pemasaran, ia merancang platform ini, untuk menyumbangkan uang untuk tujuan dan kampanye yang layak.

“Platform ini bebas untuk mendaftar dan menawarkan semua yang Anda butuhkan dari platform media sosial, termasuk pembaruan status, pesan pribadi, dan video kucing. Tetapi tanpa konten yang berbahaya atau tidak pantas, iklan yang agresif, atau pandangan ekstremis,” ujar dia.***

Bagikan: