Pikiran Rakyat
USD Jual 14.426,00 Beli 14.126,00 | Umumnya berawan, 26.7 ° C

Sistem Kerja 996 yang Dilontarkan Jack Ma Menuai Kritik

Okky Ardiansyah
JACK Ma.*/FORTUNE.COM
JACK Ma.*/FORTUNE.COM

PERNYATAAN pendiri Alibaba Group, Jack Ma, soal sistem kerja 996 menuai kritik. Orang terkaya di Tiongkok itu menyebut kerja dari jam 9 pagi sampai 9 malam dalam 6 hari merupakan berkah besar bagi pekerja muda.

Dalam pidatonya di hadapan karyawan Alibaba, Jack Ma secara tegas tak mempersoalkan sistem kerja 996.

“Saya pribadi berpikir, dapat kerja dengan sistem 996 merupakan berkah yang sangat besar. Banyak perusahaan dan orang tidak memiliki kerja dengan sistem 996. Jika Anda tak bekerja 996 ketika masih muda, kapan Anda bisa bekerja 996?” ucap Jack Ma seperti dilaporkan Reuters, Senin, 15 April 2019.

Tak cuma itu, Jack Ma bahkan menyebut untuk mencapai kesuksesan dan menginginkan kehidupan menyenangkan diperlukan banyak energi dan jam kerja yang panjang. Jika tak demikian, kata Jack Ma, apakah bisa seseorang mencapai kesuksesan?

“Semua orang menginginkan kesuksesan, menginginkan kehidupan yang menyenangkan, dan ingin dihormati. Jika Anda tidak menghabiskan lebih banyak waktu dan energi daripada yang lain, bagaimana Anda bisa mencapai kesuksesan yang Anda inginkan?” ucapnya.

Bukan tanpa latar belakang Jack Ma melontarkan pernyataan demikian. Saat merintis Alibaba pada 1999, Jack Ma menyatakan bahwa ia bekerja 12 jam dalam sehari. Dan ia tak pernah menyesal pernah berada dalam situasi tersebut.

"Sampai saat ini, saya masih merasa beruntung, saya tidak menyesal (pernah bekerja 12 jam sehari), saya tidak akan pernah mengubah bagian saya ini," katanya.

Pernyataan tersebut menjadi kontroversi. Pasalnya, sistem kerja 996 tengah mendapat sorotan tajam banyak pihak setelah mencuatnya perdebatan soal keseimbangan hidup dengan jam lembur. Dan beberapa pekerja teknologi di Tiongkok memasukkan Alibaba ke dalam daftar perusahaan-perusahaan dengan kondisi kerja terburuk.

Selain itu, sistem kerja 996 melanggar regulasi Perburuhan Tiongkok yang menetapkan bahwa rata-rata jam kerja tak melebihi 40 jam seminggu.

South China Morning Post melaporkan bahwa Jack Ma sedikit mengubah pernyataannya soal sistem kerja 996. Jack Ma mengatakan bahwa sistem kerja 996 tak menjadi problem bagi mereka yang menikmati pekerjaanya.

“Jika kalian bekerja di tempat yang membuat kalian senang, 996 bukanlah masalah. Jika tidak, setiap detik atau menit akan terasa berat,” katanya.

Tak cuma itu, Jack Ma menyebut sistem kerja 996 merupakan sistem yang tak manusiawi dan dapat menggerus kesehatan karyawan apabila dilakukan dalam jangka panjang. Potensi karyawan untuk undur diri pun membesar.

“Tak ada yang menyukai tempat kerja yang memaksa untuk bekerja dengan sistem 996. Tak cuma tak manusiawi, tetapi juga tak sehat bagi karyawan apalagi dalam jangka panjang,” katanya.

“Karyawan, keluarga, dan hukum pun tak menyetujui untuk menerapkan 996. Jika diterapkan dalam kurun yang panjang, semua karyawan akan pergi meski mendapatkan bayaran yang lebih tinggi,” lanjutnya. 

Bagikan: