Pikiran Rakyat
USD Jual 14.286,00 Beli 13.986,00 | Berawan, 22.6 ° C

Satelit Nusantara Satu Meluncur, Internet di Desa Cepat dan Murah

Gita Pratiwi
Dirut PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) Adi Rahman Adiwoso (tengah), Direktur Strategi dan Korporasi Anggarini Surjaatmadja (kiri), Direktur Komersial Agus Budi Tjahjono (kedua kiri), Direktur Jaringan Heru Dwikartono (kedua kanan), dan Direktur Keuangan Ravi Talwar (kanan), mengumumkan rencana peluncuran Satelit Nusantara Satu di Jakarta, Rabu  21 Februari 2019/ANTARA FOTO
Dirut PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) Adi Rahman Adiwoso (tengah), Direktur Strategi dan Korporasi Anggarini Surjaatmadja (kiri), Direktur Komersial Agus Budi Tjahjono (kedua kiri), Direktur Jaringan Heru Dwikartono (kedua kanan), dan Direktur Keuangan Ravi Talwar (kanan), mengumumkan rencana peluncuran Satelit Nusantara Satu di Jakarta, Rabu 21 Februari 2019/ANTARA FOTO

BEROPERASINYA Satelit Nusantara Satu yang baru saja diluncurkan akan memenuhi layanan akses teknologi informasi bagi masyarakat di pelosok daerah Indonesia. 

PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) menjamin kualitas dan jangkauannya ke seluruh wilayah Indonesia, Nusantara Satu dapat mendukung percepatan ekonomi di daerah.

Kata Direktur Jaringan PSN Heru Dwikartono di Jakarta, setelah mengorbit, akan digunakan untuk keperluan pemerintah dalam menyebarluaskan internet ke berbagai desa di Indonesia.

Itu biasanya orang untuk aplikasi Whatsapp atau Youtube dengan resolusi yang paling rendah.

Meidiyanto menyampaikan, layanan Ubiqu dan Sinyalku besutan PSN memiliki cakupan mulai dari ujung barat Sumatera hingga ujung timur Papua, dari ujung utara Sulawesi hingga ujung selatan Nusa Tenggara.

Satelit Nusantara Satu, satelit pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi High Throughput Satellite (HTS), telah sukses meluncur pagi ini dari Cape Canaveral, Florida, AS.

Jika sudah beroperasi, satelit dari PT. Pasifik Satelit Nusantara (PSN) ini bisa memberikan layanan internet broadband hingga tiga kali lipat dibandingkan satelit konvensional. "Butuh sekitar dua pekan sampai satelit ini tiba di slot orbit yang ditentukan," kata Heru seperti dilansir Antara.

Satelit yang lepas landas menggunakan roket Falcon 9 dari Space-X ini meluncur menuju slot orbit 146 derajat Bujur Timur, tepat di atas Papua.

Setelah tiba di slot orbit yang telah ditentukan, bakal ada serangkaian tes yang dilakukan untuk memastikan satelit bekerja dengan baik.

"Kita pastikan performance di atas sama kayak waktu tes di bawah," ujar Heru. "Kalau sudah yakin, baru dioperasikan." Menurut Heru, satelit baru bisa dioperasikan setidaknya tiga pekan setelah tiba di orbit.

Sebelum proses peluncuran, satelit sudah melalui serangkaian tes untuk memastikan bisa beroperasi setelah lepas landas. Satelit yang diproduksi oleh Space System Loral ini dipersiapkan selama dua tahun, mulai dari menetapkan rancangan, pembelian komponen, perakitan hingga serangkaian tes untuk memastikan satelit bekerja dengan baik setelah diluncurkan.

Setelah mengorbit, Satelit Nusantara Satu akan digunakan untuk keperluan pemerintah menyebarkan Internet ke pelosok. Sebanyak 60 persen layanan teknologi HTS ini sudah disewa oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Kerja sama antara PSN dan BAKTI berlangsung selama lima tahun, hingga satelit multifungsi yang disiapkan pemerintah yang ditargetkan rampung pada 2023.

Terjangkau

Menurut General Manager of Marketing Commercial Diractorate PSN Meidiyanto Andwiputro, PSN menyediakan akses vsat dengan harga yang jauh lebih terjangkau.

Dibanding sebelumnya seharga Rp 2 juta per bulan, produk vsat PSN ini lebih terjangkau. Yakni Rp 500 ribu per bulan untuk 8 giga byte, ungkap Meidiyanto.

Selain itu, PSN juga akan menyediakan voucher internet seharga Rp3.500 dengan kuota 30 mega byte untuk dapat dijangkau oleh masyarakat daerah.***

Bagikan: