Pikiran Rakyat
USD Jual 14.150,00 Beli 13.850,00 | Umumnya cerah, 18.4 ° C

Penggunaan Smartwatch pada Anak, Bikin Aman atau Justru Bahaya?

Gita Pratiwi
Smartwatch/REUTERS
Smartwatch/REUTERS

BANYAK orangtua mulai memasangkan anak-anaknya jam tangan pintar alias smartwatch, supaya lebih mudah memantau meski sedang tidak berada di dekat mereka.

Para selebritas pun kerap mengiklankan produk smartwatch anak dari berbagai merek di media sosial mereka. Tergantung produsen dan fiturnya, harga smartwatch pun berbeda-beda.

Situs iprice melansir perbandingan harga smartwatch dari berbagai situs. Smartwatch Xiaomi memulai harga terendah sekitar Rp 200.000-300.000. Meskipun ada jenis Xiaomi Mi Band yang dijual di angka Rp 1 jutaan.

Sementara, untuk merek Garmin, Samsung, dan Apple, harga smartwatch-nya di antara Rp 2-4 jutaan. Hermes pun tak mau ketinggalan menyasar penggemar fashion di sektor ini, dengan produknya senilai Rp 32 jutaan.

Namun, penggunaan smartwatch pada anak-anak rupanya dianggap bahaya, sebab dianggap mudah membocorkan data anak melalui gawai tersebut. 

Sebelum Anda memutuskan penggunaan smartwatch pada anak, ada baiknya mempertimbangkan sisi positif dan negatif berikut ini. 

Fitur smartwatch

Jam tangan pintar memungkinkan pengasuh atau orangtua untuk melacak di mana anak menggunakan GPS. Melalui alat itu, kita pun bisa tahu  berapa banyak aktivitas fisik yang ia dapatkan dalam sehari.

Anak-anak juga dapat menghubungi orangtua kapan saja melalui panggilan telepon, teks, email atau chat dari smartwatch. 

Smartwatch/REUTERS

Pembatasan

Para orangtua sangat mungkin menghalangi anak mengakses situs pornografi. Banyak merek juga menyediakan fitur pembatasan akses untuk bermain game, penggunaan internet, belanja, bahkan kontak-kontak tertentu.

Anak ADHD

Dari MedicalDaily.com, smartwatch sangat membantu anak dengan ADHD. Arloji ajaib itu mampu merencanakan hari mereka dengan lebih baik dan melaksanakan rencana-rencana anak secara efektif.

Fitur pengingat tentunya menunjang agar anak lebih terorganisir.

Mulai ditarik di Eropa

Badan eksekutif Uni Eropa, Komisi Eropa telah memerintahkan penarikan smartwatch anak-anak, seperti diberitakan BBC, 5 Februari 2019. Smartwatch dianggap membiarkan anak-anak terbuka untuk dihubungi dan ditemukan oleh para penyerang.

Secara spesifik, Komisi Eropa menyebut merek dan jenis jam yang dianggap berbahaya, ialah Enox Safe-Kid-One.

Smartwatch/CANVA

Data tidak terenkripsi

Komisi Eropa menyatakan, data yang dikirim ke dan dari arloji tidak terenkripsi sehingga data pengguna tidak terlindungi. 

Para ahli keamanan menemukan hal itu memudahkan pelacakan anak-anak.

Pada November 2017, Jerman sudah melarang smartwatch untuk anak-anak karena dianggap "perangkat mata-mata".

Pihak Enox pun melakukan banding atas perintah penarikan smartwatch ini dengan alasan produk ini justru mengamankan anak-anak.

Apakah Anda masih tertarik memakaikan anak smartwatch?***

Bagikan: