Pikiran Rakyat
USD Jual 14.285,00 Beli 13.985,00 | Sedikit awan, 21.1 ° C

5 Robot Pelayan Idaman dari Ajang CES 2019

Asep Budiman
Logo CES/REUTERS
Logo CES/REUTERS

KEMAJUAN teknologi robotika kembali unjuk gigi di lantai Consumer Electronic Show (CES) 2019 di Las Ve­gas, Amerika Serikat. Ada begitu banyak pilihan robot yang dapat mengikuti Anda dan melakukan beberapa ­tugas sebagai pelayan. 

null

Samsung Bot Care

Samsung mengejutkan banyak orang ketika mengakhiri konferensi pers­nya dengan robot. Samsung Bot Care me­luncur ke atas panggung serta men­g­ukur detak jantung dan tekanan darah pembawa acara. Itu hanya satu dari tiga robot yang diumumkan Samsung.

Samsung Bot Care menawarkan kehidupan yang lebih sehat dan lebih nyaman. Ketika Anda tidur, robot ini da­pat mengidentifikasi pola dan gangguan tidur. Saat Anda bangung, Bit Care akan memberi Anda pengarahan pagi tentang cuaca dan mengingatkan Anda agar minum obat. 

Bukan hanya itu, robot itu juga dapat memainkan mu­sik dengan efek pencahayaan yang disebut Samsung sebagai terapi musik. Seperti yang disebutkan, Bot Care da­pat memonitor tanda vital Anda yang disinkronkan dengan Samsung Health. 

Robot Samsung ini juga bisa men­deteksi jika ada ba­rang yang jatuh dan ­dapat mengingatkan keluarga atau layanan darurat. Secara keseluruhan, Bot Care bisa menjadi teman yang sangat diandalkan.

Samsung juga memublikasikan Samsung Bot Retail. Ro­bot ini dirancang untuk ritel seperti toko atau pusat perbe­lanjaan. Pelanggan akan diarahkan ke ­produk yang mereka cari atau robot itu sendiri yang membawa produk kepada pelanggan. 

Bot ini memiliki fitur pengenalan suara dan layar sentuh untuk navigasi. Secara alami, pembayaran seluler diintegrasikan ke dalam bot juga. Bot bahkan akan me­ngenali apa yang dikenakan oleh konsumen dan akan memberikan rekomendasi aksesori.

Samsung juga memperkenalkan Samsung Bot Air. Ini adalah mesin pembersih udara adaptif yang secara oto­ma­tis ber­gerak di sekitar rumah ke tempat udara perlu dibersihkan. 

null

UBTech

Beberapa pertunjukan UBTech di acara CES 2019 cu­kup menarik perhatian. Yang pertama adalah Cruzr, ro­bot layanan yang sebagian besar ditargetkan ke ruang ri­tel seperti Samsung Bot Retail. Di area demonstrasi UBTech, Cruzr menyambut Anda di pintu dan memberi­kan informasi tentang produk-produk di toko melalui antarmuka layar sentuh, bahkan meng­antarkan Anda ke produk pilihan.

Cruzr adalah robot ramah dan besar yang membuat pe­langgan merasa nyaman. Kemungkinan besar, robot pintar ini akan diadopsi perusahaan ritel.

Walker

Bintang acara UBTech adalah ­Walker. Sesuai namanya, Walker adalah robot berjalan bebas yang dapat menavigasi di sekitar rumah, mengambil barang, membuka pin­tu, dan memberikan hibur­an melalui speaker on­board-nya. Dalam demo, robot berjalan di sekitar apar­temen, menggantung tas, mengambil soda dan kaleng keripik, memainkan musik, bahkan menari.

Walker berpostur besar dan pasti mahal meski UBTech belum mengumumkan harga apapun. Pada robot canggih ini, ada banyak bagian yang bergerak dan banyak sensor yang membuat harga robot ini tidak akan murah.

null

Temi

Temi adalah versi yang lebih ramping dari bot asisten pribadi. Sensor Temi mengunci Anda dan mengikuti An­da di rumah sesuai kebutuhan. Temi akan menyambut di depan pintu dan Anda ­dapat mengisi ulang baterai smartphone pada robot itu karena difasilitasi pengisian daya nirkabel Qi. 

Saat ini, Temi menggunakan antarmuka khusus untuk kontrol sentuh serta da­pat memutar musik dan audio la­innya. Temi juga dapat menerima panggilan video dan membawa layar kepada Anda saat membutuhkannya.

Anda dapat mengontrol Temi dari jarak jauh menggunakan iOS atau Android App, mengubahnya menjadi sistem ke­amanan atau sekadar cara mengecek ­kondisi ke­luarga. Temi menawarkan teknologi telepresence yang menjadi cara baru untuk berinteraksi dengan keluarga Anda. Telepresence memungkinkan Anda hadir di tengah keluarga secara virtual melalui Temi

Temi berharga 1.499 dolar AS atau ­sekitar Rp 21 juta. Nilai yang cukup ­kompetitif mengingat banyak hal yang ­dapat dilakukan Temi.

null

Misty II

Salah satu robot yang lebih menarik pada CES bernama Misty II. Robot kecil yang menggemaskan, tingginya 18 inci yang dipenuhi sensor dan modul untuk memperluas kemampuannya. 

Misty II sedang dibangun oleh Misty Robotics, perusahaan yang didirikan oleh Ian Bernstein, sebelumnya di­sebut Sphero, robot bola kecil bernama ­   BB-8. Namun, Misty II dibangun ­sebagai platform untuk pengembang dan aplikasi yang mungkin ­menjadikannya produk komersial suatu hari. 

Tujuannya adalah men­demokratiskan pengembangan ­robot dengan membuat platform yang mudah dan terbuka untuk pengembang. Menurut Bernstein, seorang pengembang harus dapat membangun ”keterampilan” pertama untuk Misty II dalam waktu sekitar 30 menit.

Misty II telah membangun komunitas pengembang de­ngan ketersediaan terbatas. Bernstein mengutip dua contoh luar biasa dari semangat komunitas pengembang. Di­sebutkan, seorang pengembang telah membangun kit ­platform Misty II virtual sehingga pengembang lain da­pat memba­ngun dan menguji keterampilan tanpa memiliki unit fisik. Pengembang lain memasangnya di web­cam dan me­nyediakan antarmuka untuk memuat keterampilan sehingga yang lain bisa menguji melalui streaming langsung.***

Bagikan: