Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Langit umumnya cerah, 17.2 ° C

Nantikanlah Sejumlah Kejutan Teknologi Smartphone Tahun 2019

Asep Budiman
SMARTPHONE tanpa poni.*/ANDROID AUTHORITY
SMARTPHONE tanpa poni.*/ANDROID AUTHORITY

SEPANJANG tahun 2019, industri smartphone dipercaya akan mewujudkan sejumlah rumor dan mungkin kejutan baru. Setidaknya, ada sejumlah hal yang diprediksi akan mencuat pada tahun ini yang ­dirangkum dari ulasan Android Authority.

Gim mobile adalah hal besar, terutama di Tiongkok. Saking besarnya sehingga sekarang ada sejumlah smartphone gaming ­khu­sus di pasaran, termasuk Razer Phone 2, Asus ROG Phone, dan Xiaomi Black Shark.

Spesifikasi prosesor mutakhir saja tidak akan cukup. Ponsel gaming perlu mena­warkan lebih banyak. Itu tentu benar ke­tika Anda mempertimbangkan bahwa setiap smartphone andalan la­innya akan menggunakan chipset yang sama tahun depan, yaitu Snapdragon 855.

Kita bisa melihat sistem pendingin yang lebih baik, tetapi gimmick seperti mode gim speed boost atau penambah kecepatan ti­dak bisa membodohi semua orang.

Sebagai ganti­nya, ponsel ­gaming mungkin menawarkan kontrol lebih unggul, kecepatan refresh layar lebih tinggi, fitur audio dan umpan balik yang lebih baik, bahkan beberapa perangkat lunak, serta alat ekosistem yang lebih berguna.

Mungkin pula, Sony Xperia Play menawarkan ponsel PlayStation yang pasti ditunggu-tunggu para gamer.

Lima kamera

Jika 2018 adalah tahun dari tiga kamera, 2019 akan menjadi ta­hun quad atau bahkan monster kamera rangkap lima.

Pengenalan kombinasi kamera telefoto, sudut lebar, monokrom, dan sensor kedalaman mendorong kemampuan ­fotografi smartphone pada tingkat yang lebih tinggi tahun 2018.

NOKIA 9.*/DOK. PR

Tentunya, tidak akan mengejutkan melihat pabrikan menyematkan semua yang mereka bisa pada pengaturan kamera depan dan belakang pada 2019.

Samsung sudah memiliki ponsel ­quad-camera dengan Galaxy A9 2018. ­Model-model andalan berikutnya bisa me­langkah lebih jauh.

Sementara itu, jika benar rumor bahwa Nokia 9 akan dijejali li­ma kamera, ini akan jadi yang pertama. Sekaligus itu akan membuat tiga kamera menjadi ke­tinggalan zaman. Namun, apakah itu lebih baik, tentunya bergantung pada kualitas lensa, ­peranti lunak, dan lain-lain.

Selamat jalan poni

Kamera di layar adalah terobosan baru dalam industri smartphone agar layar tanpa bezel. Honor View 20 sudah mengekspos kamera di layar terlebih dahulu.

Sementara itu, layar Infinity-O besutan Samsung sedang diproduksi. Diperkirakan, sejumlah smartphone pada 2019 akan berlomba menyuguhkan tampilan baru ini.

Kemajuan teknologi pengiris layar ini membuka pintu bagi beberapa trik teknologi baru yang keren untuk menggantikan takik atau poni di atas layar.

Dengan teknologi kamera dalam layar kamera ini, produsen juga bisa menyembunyikan lebih banyak sensor seperti ­pemindaian wajah 3D.

Selain itu, pemindai sidik jari dalam layar per­tama sudah ­me­ma­suki pasar tahun 2018. Teknologi tampilan UPS Samsung menunjukkan bahwa mereka telah menemu­kan cara menanamkan kamera ke dalam panel juga.

Mungkin pabrikan akan menyembunyi­kan bagian lain dari tek­nologi yang menghadap ke depan dengan mulus ke layar pada ta­hun 2019. Secara keseluruhan, tren ini mungkin berarti bezel yang lebih tipis untuk telefon pintar pada tahun ini.

Teknologi baterai mandek

Kita mungkin belum akan melihat masa pakai baterai yang lebih lama tahun ini dibandingkan dengan tahun 2018.

Alih-alih memperbarui kualitas baterai, produsen hanya memperbesar kapasi­tasnya saja, tetapi membuat ponsel makin ­bongsor.

Kendati teknologi bateri ­mandek, setidak­nya secara bertahap prosesor smartphone beralih ke proses 7 nanometer yang lebih efisien.

ISI ulang baterai.*/TOO MANY ADAPTERS

Produsen terus menemukan cara baru untuk menghemat konsumsi daya baterai. Jadilah prosesor yang berkinerja lebih tinggi, gim lebih berkualitas, tampilan lebih cerah dan resolusi lebih tinggi, konten konsumsi daya baru seperti video HDR, serta lebih banyak pengaturan multikamera yang haus daya, dan 5G.

Saat ini, efisiensi daya tahan baterai hanya menghemat 20% dan hanya dapat menambah waktu satu jam untuk banyak ponsel.

Ini jelas hal yang baik, tetapi satu atau dua jam ekstra tidak akan membuat perbedaan karena tuntutannya adalah baterai yang tahan berhari-hari.

Tahun 2018 dihebohkan dengan ponsel gim yang menyematkan RAM 8 GB. Diperkirakan, kita dapat melihat smartphone yang mengemas RAM 16 GB pada 2019. Ini pasti akan berlebihan, tetapi mungkinkah?

Edisi OnePlus 6T McLaren yang mewah hadir dalam varian RAM 10 GB. Lenovo Z5 Pro GT yang baru diumumkan telah menjanjikan RAM 12 GB yang dipasang­kan dengan Snapdragon 855 yang benar-benar baru. Mungkin berlebihan, tetapi akan jadi gimmick baru yang bisa me­mikat para gamer.***

Bagikan: