Pikiran Rakyat
USD Jual 14.311,00 Beli 14.011,00 | Sebagian berawan, 21.8 ° C

Fenomena Flash Sale, Menggeser Pola Belanja Konsumen

Asep Budiman
Ilustrasi/CANVA
Ilustrasi/CANVA

SEIRING dengan pertumbuhan marketplace, pola belanja konsumen pun mulai bergeser sedikit ­demi sedikit ke daring (online). Apalagi, toko daring menawarkan lebih banyak benefit dari segi harga yang kompetitif dan diskon menggiurkan. Tak jarang, e-commerce memberikan subsidi ongkos kirim gratis dan bonus tambahan lainnya.

Hal itu diamini pakar Android, Lucky Sebastian. Dia memandang sepertinya penjualan di daring semakin baik. Menurut dia, banyak flash sale yang berhasil yang berdampak pada angka penjualan ponsel tetap tinggi.

"Akan tetapi, banyak toko offline mengeluh sepi. Indikasinya berarti penjualan ponsel tidak sepi, tetapi beralih dari offline ke online,” ujar Lucky kepada Gawai "PR", Rabu, 12 Desember 2018.

Menurut dia, kebanyakan produk jualan di daring lebih murah karena tidak membutuhkan biaya sewa toko fisik, misalnya sewa toko di mal, listrik, dan pegawai penunggu. Kemudian, dari pihak penyelenggara daring juga banyak memberikan subsidi agar pasar daring­nya berkembang, misalnya gratis ongkir, diskon, bantuan promo, kemudahan pembayaran, dll.

"Jadi, jualan online ini bisa lebih menarik dan pasarnya menjadi luas, tidak lagi berdasarkan area atau tempat,” kata Lucky.

Meskipun demikian, Lucky melihat sejauh ini masih ada pihak yang melakukan penipuan. Misalnya, pihak yang hendak menipu dengan iming-iming harga murah di online store, transaksi dipindah langsung tanpa perantara pasar daring, dan lainnya.

"Tetapi, dibanding penjualan yang sukses, masyarakat juga sepertinya semakin teredukasi dan lebih berhati-hati sekarang," tuturnya.

Lebih murah

Bahkan, menurut pengamat gawai ini bahwa pembeli via daring kerap melihat barang yang diinginkan di toko offline, tetapi membeli di online yang harganya lebih murah. Pembelian di toko offline mungkin menguntungkan bagi pembeli pemula karena mungkin terbantu oleh layanan penjual di tempat, seperti setting ponsel.

Akan tetapi, kata Lucky, sekarang ini informasi di daring juga sudah mencukupi, misalnya informasi media-media daring, ulasan media, dan sebagainya. Dengan demikian, pembeli toko daring tidak lagi membeli ”kucing dalam karung”.

Lucky menambahkan, sebagian besar penjual daring juga memiliki layanan purnajual yang baik. Dia mencontohkan, jika pembeli merasa tidak mendapat barang yang sesuai atau tidak sempurna, bisa melakukan klaim dan mendapat penggantian.

Seperti diketahui, pesta belanja online terbesar di Indonesia, Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2018 berlangsung pada 12 Desember 2018. Ajang yang diikuti lebih dari 300 e-commerce di Indonesia memberikan promo menarik kepada masyarakat Indonesia, seperti potongan harga hingga 90% dan cashback hingga 120%. 

Harbolnas memang momen pesta belanja yang paling banyak ditunggu-tunggu masyarakat Indonesia. Bahkan berdasarkan riset Shopback terhadap Harbolnas ini, sebanyak 22% masyarakat Indonesia mengaku berbelanja daring pertama kalinya saat Harbolnas berlangsung.

Keinginan untuk belanja daring tidak lepas dari tiga faktor utama, yakni voucher, harga spesial dan juga promo-promo menarik.

Country Head of Shopback Indonesia, Indra Yonathan mengatakan, Harbolnas sebagai babak akhir dari rangkaian pesta belanja daring yang ada di Indonesia. Hal inilah yang menjadikan Harbolnas paling dinantikan masyarakat Indonesia.

"Di samping itu, dengan bergesernya pola konsumsi masyarakat Indonesia ke daring, ajang ini menjadi berkah bagi semua pihak, baik dari konsumen, pelaku e-commerce bahkan para UMKM dan IKM yang sudah merambah ranah ekonomi digital,” ucapnya.

Ilustrasi.*/CANVA

Kiat belanja online

Sebagai platform gaya hidup yang mendorong masyarakat belanja hemat dan cermat, Shopback memberikan kiat-kiat untuk belanja hemat dan cermat melalui daring. 
 

1. Prioritas barang yang ingin dibeli

Sebelum memasuki periode pesta belanja daring, buatlah daftar barang yang ingin dibeli dan tentunya paling Anda butuhkan. Masukkan barang-barang tersebut ke dalam wishlist yang ada di platform e-commerce kesayangan Anda. 
 

2. Cermati promo

Agar tidak merasa tertipu dengan promo yang ditawarkan oleh platform e-commerce, sempatkan satu menit waktu belanja untuk membaca dengan saksama syarat dan ketentuan dari program promo yang berlaku. Pastikan promo tersebut berlaku untuk barang-barang yang ingin Anda beli.
 

3.  Belanja di saat sepi pengunjung

Berdasarkan data historikal Shopback, waktu yang paling sering dikunjungi masyarakat Indonesia saat pesta belanja daring berlangsung adalah pukul 9.00-11.00. Data ini pun diperkuat dengan hasil survei yang dilakukan Shopback pada Harbolnas tahun lalu, sebanyak 31% responden mengaku berbelanja saat Harbolnas pada pukul 9.00-12.00 dan 19% pada pukul 12.00 -15.00.

Untuk mendapatkan barang yang Anda inginkan, cobalah untuk berbelanja di waktu-waktu selain waktu di atas.
 

4. Cek harga pasar

Tidak ada salahnya untuk melakukan sedikit riset terkait harga barang-barang yang Anda beli. Harga-harga tersebut dapat menjadi acuan apakah harga yang ada di platform tersebut tidak dimanipulasi oleh penjual.
 

5. Belanja di toko resmi

Jika Anda ragu akan keaslian produk, belilah produk di toko resmi yang sudah mendapat verifikasi dari platform e-commerce dan memiliki rating toko yang bagus dari pengguna e-commerce. Toko yang telah terverifikasi tentunya Anda sudah mendapatkan jaminan bahwa produk yang Anda pesan adalah produk asli. Sempatkan juga untuk membaca secara mendalam review dan keterangan produk yang biasanya terdapat di dalam halaman produk. 
 

6. Berlangganan newsletter dari kurator promo 

Agar tidak ketinggalan informasi promo dari beberapa e-commerce, tidak ada salahnya Anda berlangganan newsletter dari kurator promo e-commerce. Dari newsletter ini, Anda bisa mengetahui promo-promo apa yang ditawarkan platform e-commerce selama Harbolnas.
 

7. Cari promo atau cashback lewat aplikasi pihak ketiga

Carilah promo belanja yang benar-benar menguntungkan. Selain potongan harga yang dari e-commerce, carilah promo diskon tambahan lainnya. Biasanya ini banyak ditawarkan dari bank-bank atau sistem pembayaran rekanan saat Harbolnas. Anda juga bisa mendapatkan cashback hingga 120% jika melakukan transaksi belanja daring di e-commerce favorit Anda.***

Bagikan: