Pikiran Rakyat
USD Jual 14.288,00 Beli 13.988,00 | Cerah, 23.8 ° C

5G dan AI Masih Jadi Fokus CES 2019

Asep Budiman
5G dan AI fokus CES 2019.*/DOK PR
5G dan AI fokus CES 2019.*/DOK PR

COMPUTER Electronic Show, salah satu pameran perdagangan elektronik terbesar di dunia, akan kembali digelar di Las Vegas Amerika Serikat sekitar 8-11 Januari 2019. Kendati masih sebulan ke depan, para raksasa teknologi sudah menyiapkan sejumlah tren teknologi terkini untuk ditunjukkan kepada dunia. Merek dan produsen besar akan berfokus pada teknologi 5G, mobil otonom, robot, dan kecerdasan buatan (AI).

Teknologi di belakang kemudi terus membaik dan tahun 2019 akan menjadi tahun yang besar untuk inovasi. Di CES tahun 2019, ada acara menarik bertajuk ”5G dan Kendaraan Berkendara Sendiri: Arah Kebijakan”.

Kebijakan akan menjadi bagian utama dari industri tahun depan karena dunia berlomba untuk mengikuti teknologi yang bergerak cepat. Keselamatan juga akan menjadi salah satu poin pembicaraan utama. 

Acara pada 9 Januari berjudul ”Kendaraan Otonom/Pintar, Keamanan and Kebijakan” juga akan menjadi salah satu yang layak disoroti. Perusahaan besar seperti NVIDIA, TuSimple, dan Almotive juga akan turut andil dalam pameran tersebut.

Untuk virtual reality (VR), banyak yang mengharapkan hal-hal besar dari Verifocal Virtual Reality Headset. Perangkat ini telah memenangi Penghargaan Inovasi CES dan merupakan headset pertama di dunia yang didasarkan pada platform Verifocal perusahaan. 

Kecerdasan buatan

CES biasanya merupakan acara besar untuk robot, drone, dan kecerdasan buatan, dan tahun 2019 seharusnya tidak berbeda. Mulai dari analisis data hingga pengenalan suara hingga teknologi prediktif, AI kemungkinan menjadi bagian dari banyak produk lain di acara tersebut. Kecerdasan buatan untuk sektor kesehatan akan menjadi salah satu fokus juga pada 2019.

Sebuah pembicaraan berjudul Kasus Penggunaan AI: Kesehatan, Mobilitas, dan Cybersecurity akan menjadi salah satu yang harus diperhatikan. Etika dan moralitas akan menjadi titik pembicaraan utama yang terkait dengan kecerdasan buatan pada CES 2019.

Dijadwalkan untuk 10 Januari, acara berjudul ”Memecahkan Bias dalam Kecerdasan Buatan” juga akan menarik. Pembaca sidik jari di layar adalah salah satu inovasi terbaru di smartphone tahun 2018 dan akan menjangkau lebih banyak model pada 2019.

Bagaimana jika itu juga diimplementasikan dalam jam pintar? Ternyata, Samsung telah mengajukan paten yang akan memungkinkan hal itu terjadi. Samsung belum mengonfirmasi, tetapi kemungkinan mulai memperkenal­kan teknologi ini di Galaxy S10 mendatang.

Tak hanya itu, perusahaan Korea itu juga mengajukan paten untuk menyertakan pembaca sidik jari seperti itu dalam jam tangan pintar.
Pasar jam pintar akan berkembang lebih jauh pada CES 2019. Teknologi ini pun mengarah ke gawai yang berhubungan dengan kesehatan, seperti sensor ECG Apple dalam Seri 4 Watch yang baru, dan pendeteksi kebugaran yang kian populer.

Deteksi diabetes

Akan lebih banyak teknologi yang dapat dikenakan untuk mendeteksi penyimpangan jantung atau untuk membantu penderita diabetes. Sesi yang berlangsung pada tanggal 8 Januari disebut ”Lompatan Quantum dalam Pemantauan Jantung: Bagaimana Para Dokter Mengelola Data?” akan menjadi topik menarik untuk disimak.

Meningkatkan dukungan untuk pembayaran seluler juga akan menjadi topik untuk diskusi, karena pembayaran NFC dan smartwatch menjadi semakin universal. Diproyeksikan pula banyak headset dan headphone terjemahan langsung diperkenalkan pada pameran tahun 2019 itu. 

Apalagi, teknologi terjemahan langsung terus meningkat seiring dengan tingginya mobilitas warga dunia lintas negara. Hanya masalah waktu sebelum kita melihat produk tersebut sampai ke konsumen.

Di samping itu, rumah pintar akan menjadi salah satu topik hangat pada CES tahun depan. Ada beberapa nama besar yang membawa produk rumah pintar ke CES tahun ini, termasuk Hisense, Panasonic, Bosch, dan LG. Tentu, mereka hanya bisa menyajikan smart TV, padahal dunia menunggu sesuatu yang sedikit lebih menarik.***

Bagikan: