Pikiran Rakyat
USD Jual 14.099,00 Beli 14.197,00 | Sedikit awan, 19.8 ° C

Protap Kesiapsiagaan Banjir di Majalaya

Surat Pembaca
ALAT berat mengeruk tanah di aliran Sungai Citarum pada proses normalisasi aliran Sungai Citarum di Kampung Balero, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Selasa 25 Juni 2019. Berbagai upaya terus dilakukan pemerintah pusat maupun daerah melalui usulan dan perencanaan untuk mewujudkan program Citarum Harum dengan kucuran dana yang tidak sedikit.*/ADE MAMAD /PR
ALAT berat mengeruk tanah di aliran Sungai Citarum pada proses normalisasi aliran Sungai Citarum di Kampung Balero, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Selasa 25 Juni 2019. Berbagai upaya terus dilakukan pemerintah pusat maupun daerah melalui usulan dan perencanaan untuk mewujudkan program Citarum Harum dengan kucuran dana yang tidak sedikit.*/ADE MAMAD /PR

SENANG sekali saat menyaksikan Program Peningkatan Kapasitas Citarum Hulu--selanjutnya kami sebut ”proyek normalisasi Citarum” di sekitar tempat tinggal kami, Kecamatan Majalaya, yang sudah dimulai sekitar 2-3 bulan lalu. Ada harapan, upaya mitigasi struktural untuk banjir Citarum hulu di Majalaya ini dapat mengurangi atau bahkan meniadakan banjir bandang ke wilayah Majalaya dan sekitarnya meskipun belum ada jaminan bisa untuk selamanya.

Kami saksikan saat masuk sekitar bulan ke-2 pengerjaan proyek normalisasi tersebut. Ada badan sungai yang diurug dan difungsikan (sementara?) untuk akses alat berat dan kendaraan angkut material konstruksi pada proyek--yang kami dengar pengerjaan proyeknya sepanjang 5,5 km, sehingga terjadi penyempitan badan sungai. Disebabkan kondisi demikian, kemudian timbul kekhawatiran kami sebagai warga terdampak banjir yang selama ini turut aktif menyebarkan informasi kondisi TMA sungai Citarum selama musim hujan (sebagai informasi peringatan dini banjir berbasis masyarakat). Beberapa poin pertanyaan terkait hal itu adalah sebagai berikut.

1. Jangka waktu pengerjaan proyek normalisasi, kami belum mengetahui tepatnya kapan proyek tersebut dimulai dan akan berakhir hingga kapan. Sebab sampai surat ini dimuat, kami belum menemukan papan informasi proyek yang biasanya terpampang di lokasi yang mudah dibaca oleh umum (mohon maaf bila ternyata sudah terpampang tetapi kami belum tahu).

2. a. Bagaimana upaya BBWS Citarum dalam melakukan mitigasi proyek (keselamatan SDM dan sarana serta material proyek) untuk mengantisipasi datangnya banjir bandang di Citarum hulu Majalaya apabila musim hujan tiba? BMKG menyebutkan, prediksi awal musim hujan ialah di pertengahan November 2019. Kami khawatir, proyek masih berjalan menyisakan sekian persen lagi ke tahap selesai, musim banjir Citarum Majalaya tiba (semoga tidak ada banjir besar).

b. Upaya mitigasi (mitigasi struktural dan mitigasi nonstruktural) jangka pendek seperti apa, yang sudah dipunyai BBWS Citarum untuk situasi di atas, khususnya program penanggulangan banjir bagi kami warga terancam dan terdampak banjir Citarum di Majalaya dan sekitarnya selama proyek normalisasi sungai belum selesai?

3. Bagaimana BBWS Citarum berperan aktif sekaligus turut mendorong (meskipun hanya selama normalisasi saja) pihak OPD teknis terkait yang bekerja sama dengan BBWS Citarum dalam hal kesiapsiagaan banjir Citarum hulu di Majalaya, apabila proyek normalisasi memang masih panjang waktu pengerjaannya? Sementara banjir Citarum hulu tidak bisa dihindari dan kondisi sungai masih menyempit karena normalisasi belum selesai.

Kami khawatir sebab karakter cuaca hulu Citarum (dataran tinggi) di Kecamatan Kertasari dan Pacet serta Ibun dan Paseh hulu anak-anak sungai Citarum yang terkadang berubah ekstrem.

Hal ini mengingat daerah Majalaya, Paseh, dan Ibun di hilir merupakan daerah terancam dan terdampak banjir bandang sejak lama di setiap musim hujan berlangsung setiap tahunnya.

Kami berharap jawaban dari pertanyaan poin 2 dan 3 di atas, bukan hanya jawaban normatif belaka. Akan tetapi, memang sudah merupakan prosedur tetap, yang mungkin hasil kajian komprehensif yang dapat menjadi solusi dari dua poin pertanyaan di atas, berdasarkan data dan fakta yang dimiliki oleh BBWS Citarum mengenai kondisi banjir bandang Majalaya, jauh-jauh hari sebelum proyek peningkatan kapasitas Citarum hulu tahun 2019 ini dikerjakan.

Demikian kami sampaikan. Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.

Kepada Redaksi ”PR” yang telah memuat surat ini, kami ucapkan banyak terima kasih. Salam siaga!

Riki Waskito

Warga Majalaya,

Giat Bersama Tim Admin

di 4 Grup WA  ”Siaga Warga Majalaya”

[email protected]

Jalan Raya Laswi RT 1 RW 10

Majalaya, Kabupaten Bandung

Bagikan: