Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Langit umumnya cerah, 24.6 ° C

Tumpukan Sampah di Kota Garut

Surat Pembaca
ILUSTRASI sampah.*/ANTARA
ILUSTRASI sampah.*/ANTARA

BAGI masyarakat yang berdomisili di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya, tentu nama Garut sudah tidak terdengar asing lagi. Ya, Garut merupakan salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Barat yang terletak di sebelah selatan Kota Bandung dan sebelah utara Kota Tasikmalaya.

Ketika mendengar nama Garut, orang-orang pasti langsung teringat akan dodol, domba, serta es goyobod, karena Garut memang terkenal akan ketiga hal tersebut. Garut juga dulu terkenal akan keindahan dan kesegaran udaranya, karena dahulu sebagian besar wilayah Garut masih berupa hutan belantara.

Akan tetapi, kesegaran yang biasa dirasakan orang-orang ketika berada di Garut perlahan-lahan mulai hilang. Hal ini dikarenakan pada saat ini sudah mulai banyak orang yang menggunakan kendaraan bermotor dan membuat jalanan di Garut menjadi cukup padat.

Selain masalah polusi udara yang disebabkan oleh padatnya kendaraan bermotor, ada juga faktor lain yang turut berkontribusi dalam membuat udara di Kabupaten Garut menjadi kurang enak untuk dihirup. Faktor tersebut adalah tumpukan sampah yang memenuhi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang terletak di pinggir jalan raya. Bukan hanya membuat orang yang melewati jalanan tersebut merasakan bau tidak sedap. Akan tetapi, juga tumpukan sampah yang sudah penuh tersebut ”tumpah” dan berceceran ke jalan raya sehingga menutupi sebagian jalan tersebut. Tentu saja hal ini membuat pengendara merasa tidak nyaman ketika melintasi jalan tersebut.

Permasalahan tumpukan sampah ini muncul dikarenakan rusaknya akses menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Pasirbajing yang biasa dilalui truk pengangkut sampah. Akibatnya, mau tidak mau banyak sampah yang belum bisa dipindahkan dari TPS yang berada di Jalan Bank.

Oleh karena itu, sebaiknya pemerintah segera memberikan solusi terkait masalah ini. Ada dua solusi yang penulis rekomendasikan. Pertama, dengan memperbaiki akses jalan menuju TPA di Pasirbajing. Kedua, dengan menyiapkan beberapa alternatif TPA sebagai pengganti sementara selama akses menuju TPA di Pasirbajing diperbaiki.

Yolanda Stefani Purisan

SMA Trinitas Bandung

Jalan Kebonjati No 209

Kota Bandung 40182

Bagikan: