Pikiran Rakyat
USD Jual 14.282,00 Beli 14.184,00 | Umumnya cerah, 18.2 ° C

Menghadapi Kekeringan Ekstrem

Surat Pembaca
ILUSTRASI.*/HILMI ABDUL HALIM/PR
ILUSTRASI.*/HILMI ABDUL HALIM/PR

PROVINSI Jawa Barat tengah dilanda kekeringan. Bahkan tujuh daerah kabupaten/kota mengalami kekeringan berat/ekstrem. Ribuan hektare tanah mengalami puso. Seperti di Indramayu, Cirebon, Subang, Majalengka, dan lain-lain (pikiran-rakyat.com).

Ada dua dampak utama yang paling dirasakan masyarakat, yakni kekurangan pasokan air bersih serta gagalnya panen akibat keringnya pengairan atau irigasi areal persawahan. Semua pihak perlu mewaspadai dampak yang lebih besar.

Ancaman kekeringan ini perlu dipandang bukan sekadar fenomena alam biasa, tetapi lebih luas lagi. Misalnya berkaitan dengan cara pandang pembangunan yang makin kapitalistik. Demi investasi, area hutan di pegunungan banyak beralih fungsi menjadi hunian ataupun tempat wisata. Akibatnya, jumlah pohon berkurang, yang seharusnya bisa menyimpan cadangan air selama musim kemarau. Di sisi lain, pemerintah belum sigap mengantisipasi kekeringan dengan sistem teknologi yang canggih dan memadai.

Kami berharap pemerintah memperhatikan hal ini. Segera melakukan penanggulangan dan antisipasi meluasnya kekeringan. Selain itu, masyarakat harus terus dibina agar terus berperilaku hemat dan menjaga lingkungan.

Semoga fenomena ini membuat kita semua lebih bersahabat dengan alam. Alam tidak pernah salah. Manusialah yang perlu berbenah. Karena sejatinya alam diciptakan Allah swt untuk kebaikan manusia. Asalkan manusia tunduk memelihara sunnatullah dalam pengelolaan alam, sesuai syariat-Nya, Insya Allah menjamin kehidupan penuh berkah.

Terima kasih kepada Redaksi ”PR” yang berkenan memuat tulisan ini.

Idea Suciati

Puri Indah B5 No.5

Desa Cikeruh

Kecamatan Jatinangor

Kabupaten Sumedang

Bagikan: