Pikiran Rakyat
USD Jual 14.285,00 Beli 14.187,00 | Sedikit awan, 26.3 ° C

Mohon Pemerintah Seleksi Tontonan Anak

Surat Pembaca
ILUSTRASI televisi dan anak.*/ DOK. PIKIRAN RAKYAT
ILUSTRASI televisi dan anak.*/ DOK. PIKIRAN RAKYAT

KAMI selalu resah dengan keselamatan anak-anak kami. Apalagi baru-baru ini, di Kecamatan Tanjung Medar, Sumedang, geger dengan kejadian pemerkosaan yang melibatkan anak di bawah umur. T, gadis yang masih berumur 14 tahun, diperkosa oleh lima orang. Satu orang Dewasa, 4 lainnya anak di bawah umur. Menurut Sekjen Komnas Perlindungan Anak, Dhanang Sasongko, kejadian kekerasan seksual itu terjadi berawal dari tontonan.

Mohon dengan sangat kepada pemerintah untuk menyeleksi benar tontonan anak-anak kami, baik di internet maupun televisi. Saat ini tontonan pornografi tersebar dan mudah diakses, baik dari media televisi ataupun internet. Apalagi, ada pula tayangan di televisi Indonesia yang menayangkan pengungkapan sebuah kasus pemerkosaan. Namun di dalamnya ada reka adegan secara detail bagaimana si pelaku melakukan perbuatannya itu. Sehingga tontonan tersebut menjadi inspirasi dan memengaruhi orang untuk melakukan kekerasan seksual.

Tampaknya sinergi antara pengawasan dari orangtua, lingkungan masyarakat, negara, dan guru, masih sangat lemah sehingga anak tidak terkontrol.

Negara yang memiliki peran paling besar, negara mampu memberikan perlindungan terbesar bagi warganya. Negara harus meminimalkan faktor-faktor yang bisa memicu kasus pelanggaran, kekerasan, atau perkosaan terhadap anak. Namun, jika masih ada yang melakukan itu, pemberian sanksi hukum yang berat, yang bisa memberikan efek jera bagi pelaku kriminal dan mencegah orang lain berbuat serupa. Wallahu a'lam bishowab.

Reni Asmara

Kompleks Puri Indah

RT 4 RW 7 Desa Cikeruh

Kecamatan Jatinangor

Kabupaten Sumedang

Bagikan: