Pikiran Rakyat
USD Jual 14.075,00 Beli 14.173,00 | Cerah berawan, 31.4 ° C

Pemutusan Sepihak BPJS Kesehatan

Surat Pembaca
ILUSTRASI bpjs.*/ DOK. PIKIRAN RAKYAT
ILUSTRASI bpjs.*/ DOK. PIKIRAN RAKYAT

BERMULA dari keinginan saya sebagai orangtua dari seorang anak perempuan berumur 12 tahun, untuk memeriksakan gigi anak saya yang terlihat berantakan. Apalagi seiring usia anak saya yang semakin besar, kian mengerti bahwa deretan giginya yang bermasalah membuat anak saya tidak percaya diri apabila dia tertawa.

Maka saya berkonsultasi dengan dokter spesialis ortho. Beliau menyarankan anak saya untuk rontgen panoramik.

Setelah hasilnya ada, alangkah kagetnya dokter tersebut bahwa ternyata ada gigi dalam bahasa kedokteranannya suspect supernumerary yang posisinya ada di bagian atas, serta melintang (impaksi) dan itu tidak teraba oleh dokter. Berarti, bisa dipastikan posisinya cukup dalam.

Dokter ortho tersebut merujuk ke dokter sepesialis bedah mulut, karena tidak mungkin jika  dipasang behel apabila gigi tidak normal tersebut tidak dibedah terlebih dahulu. Singkatnya dokter spesialis bedah mulut kembali menyarankan untuk rontgen 3D yang hanya tersedia di RSGM FKG Sekeloa, agar pembedahan bisa mudah dengan mengetahui persis letak gigi impaksi itu. Beliau pun memberitahu soal biaya pembedahan umum dengan biaya kurang lebih Rp 8 jutaan, yang hanya bisa dilakukan di RS Kebonjati.

Lalu saya berinisiatif untuk menanyakan apakah pembedahan ini bisa ditanggung BPJS. Dokter spesialis bedah mulut itu pun membenarkan bahwa bedah bisa saja ditanggung BPJS. Hanya saja, proses dan prosedurnya cukup panjang.

Dengan berbagai pertimbangan, akhirnya saya menempuh jalur BPJS, mengingat jeda libur anak saya yang cukup panjang karena kenaikan kelas dari SD ke SMP. Saya pikir ini kesempatan bagi kami untuk bisa memperbaiki gigi anak saya, tanpa harus bolos sekolah, dan tentu saja biaya yang dikeluarkan tidak sebesar biaya umum.

Tahap demi tahap sudah kami lalui, mulai dari puskesmas yang kemudian merujuk ke RSKGM Jalan Riau. Lalu untuk pemeriksaan kesehatan dilakukan di Dinkes Jalan Supratman. Tes kesehatan pun ada yang tidak bisa dilakukan di Dinkes. Mereka kerja sama dengan laboratorium Pramita. Biaya yang kami keluarkan saat itu Rp 650.000.

Kemudian saat semua tes sudah lengkap, kami pun segera ke RSGM FKG Unpad Sekeloa dengan menyerahkan semua berkas. Awal proses persiapan dimulai dari tanggal 10 Juni sampai akhirnya lengkap di tanggal 26 Juni.

Pada tanggal 26 Juni tersebut, kami sudah menemui dokter anestesinya dan sepakat jadwal pembedahan di tanggal 5 Juli. Namun, alangkah kagetnya saya karena mendapat telefon pada hari Selasa, 2 Juli 2019, dari dokter gigi RSGM yang menjelaskan bahwa per tanggal 1 Juli, untuk pembedahan tidak lagi ditanggung BPJS, dengan alasan ada rapat dengan manajerial RSGM  pada tanggal 28 Juni, bahwa BPJS tidak membiayai pada pihak rumah sakit.

Dokter itu memberikan dua opsi. Yang pertama, bisa tetap operasi tanggal 5 Juli dengan biaya Rp 10 jutaan, atau dirujuk ke RSHS tetapi jadwal operasi baru bisa dilakukan akhir Agustus.

Kami betul-betul kecewa dengan keputusan sepihak yang sangat mendadak ini, mengingat waktu, biaya, tenaga yang sdah kami keluarkan selama mengikuti prosedur BPJS.

Januar Habib

Kompleks Santosa Asih Jaya

Jalan Bait Asih Blok E No. 6

RT 3 RW 5 Kelurahan Cipamokolan

Kecamatan Rancasari

Kota Bandung

Bagikan: