Pikiran Rakyat
USD Jual 14.317,00 Beli 14.219,00 | Sedikit awan, 25.3 ° C

Pengalihan Bandara  dan Dampaknya

Surat Pembaca
CALON penumpang pesawat mengantre boarding pass di Bandara Kertajati, Minggu 30 Juni 2019.*/TATI PURNAWATI/PR
CALON penumpang pesawat mengantre boarding pass di Bandara Kertajati, Minggu 30 Juni 2019.*/TATI PURNAWATI/PR

TERHITUNG  1 Juli 2019, penerbangan domestik dari Bandara Husein Sastranegara Bandung, dipindahkan ke BIJB (Bandara Intenasional Jawa Barat) Kertajati, Kabupaten Majalengka. Terdapat 13 rute penerbangan yang dialihkan, yakni  penerbangan menuju Denpasar, Medan, Pekanbaru, Palembang, Surabaya, Makassar, Lombok, Padang, Banjarmasin, Pontianak, Batam, Balikpapan, dan Yogyakarta. Lima maskapai penerbangan dipastikan hijrah ke bandara baru BIJB, yakni Garuda Indonesia, Lion Air, Air Asia, Citilink, dan Xpress Air (Pikiran Rakyat, Rabu, 26 Juni 2019). 

Pemindahan bandara, suka-tidak suka, akan sedikit merepotkan bagi calon penumpang dari Kota Bandung dan sekitarnya. Selama problem transportasi darat Bandung-Majalengka belum teratasi, maka persoalan waktu, dan barangkali juga biaya tambahan, bakal menjadi beban baru bagi para calon penumpang. Sudah bukan rahasia lagi, kemacetan jalur darat Bandung-Majalengka nyaris menjadi menu harian bagi pengguna jalan di sepanjang jalur tersebut. Walaupun di sisi lain, pemindahan bandara justru bakal menciptakan peluang baru bagi bisnis moda transportasi darat. 

Untuk itu, antisipasi yang perlu dilakukan oleh semua pihak yang memiliki kepentingan terhadap pemanfaatan bandara baru Kertajati adalah, menyiapkan dan memberi kemudahan bagi para calon penumpang dari Kota Bandung maupun sebaliknya. Salah satunya, melalui penyediaan paket hemat penerbangan (termasuk angkutan daratnya) dari Bandung-Majalengka, begitu pula sebaliknya.

Mengingat pemindahan bandara  merupakan kebijakan pemerintah, sudah semestinya pemerintah membenahi hambatan-hambatan infrastruktur yang ada, seperti melakukan percepatan penyelesaian jalan tol Cisumdawu, perbaikan/pelebaran jalan, dan lain-lain.

Pemindahan bandara bisa dipastikan berdampak luas, antara lain, munculnya peluang pengembangan wilayah-wilayah bisnis baru di bidang industri dan wisata, memacu pertumbuhan ekonomi daerah, terutama Kabupaten Majalengka dan sekitarnya, serta terbukanya peluang lapangan kerja baru.

Bandara Kertajati harus memberi banyak manfaat dan  kemudahan bagi semua pihak. Tak terkecuali bagi para calon penumpang yang datang dan pergi melalui bandara ini.

Budi Sartono Soetiardjo

Graha Bukit Raya I Blok F5/19 

Desa Cilame

Kecamatan Ngamprah

Kabupaten Bandung Barat

Bagikan: