Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Hujan, 20.5 ° C

Pendidikan untuk Siapa?

BANYAK terindikasi jalur keluarga ekonomi tidak mampu (KETM) juga diisi oleh orang mampu yang memanipulasi data siswa, sehingga siswa yang benar-benar tidak mampu menjadi tergeser (www.pikiran-rakyat.com). Sungguh terlalu jika kesempatan pendidikan bagi siswa tidak mampu harus tergeser oleh perbuatan curang para oknum pemalsu data. Dengan cara memiskinkan profil ekonomi, memanipulasi sebagian data diri dan keluarga demi memperoleh kesempatan mencuri hak pendidikan mereka yang lemah ekonomi.

Para oknum yang telah buta hati nuraninya itu tidak menyadari jika pendidikan adalah salah satu kesempatan terbaik bagi keluarga prasejahtera untuk mengubah nasibnya. Jangan rebut hak pendidikan siswa tidak mampu demi keuntungan pribadi. Selamanya kemajuan bangsa ini akan jalan di tempat jika perbuatan curang terus dibiarkan.

Sebagai negara berkembang yang masih dalam proses pemerataan pembangunan, diperlukan sikap optimisme dan pantang menyerah dalam mencapai tujuan. Optimisme hanya ada jika peluang itu masih terbuka lebar. Peluang yang benar-benar berpihak kepada mereka yang selama ini belum beruntung. Kesempatan yang bisa membuatnya bersemangat untuk berusaha lebih. Kerja yang mampu mengubah nasibnya menjadi lebih baik.

Setiap kita harus berpihak kepada kejujuran dan kebenaran. Menolak ketidakjujuran dan kebohongan yang hanya merampas peluang mereka yang berhak mendapatkannya. Tidak ada lagi manipulasi data saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Jangan adalagi main-main data, rekayasa fakta, dan hal-hal berbau asli tapi palsu (aspal). Kita harus menjadi teladan bagi generasi muda. Bahwa kita telah mempersiapkan pendidikan mereka secara baik sejak hari pertama PPDB.

Kita berharap pendidikan bisa menjadi modal pertama dan utama dalam pembangunan bangsa. Setiap warga negara diharapkan dapat berpartisipasi dalam pembangunan tersebut. Mari kita kawal PPDB kali ini supaya tidak menyimpang dari semangat pemerataan dan kejujuran. Supaya warga negara yang belum beruntung dapat memperoleh kesempatan yang sama dengan mereka yang terlebih dahulu telah sejahtera.

 

Septiardi Prasetyo

Kompleks Pasanggrahan Indah

Blok 5 Nomor 2 Kelurahan Pasanggrahan

Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung

Bagikan: