Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Umumnya cerah, 31.1 ° C

Tari dari Kelompok Anak Rakyat Sentil Musibah Kabut Asap

Retno Heriyanto
KELOMPOK Anak Rakyat (Lokra) menampilkan tari di Monumen Penjara Soekarno (Penjara Banceuy). Kegiatan tersebut sebagai bentuk keprihatinan para seniman atas musibah kabut asap.*
KELOMPOK Anak Rakyat (Lokra) menampilkan tari di Monumen Penjara Soekarno (Penjara Banceuy). Kegiatan tersebut sebagai bentuk keprihatinan para seniman atas musibah kabut asap.*
BANDUNG,(PRLM).- Musibah kabut asap di sejumlah wilayah di Pulau Sumatera dan Kalimantan mengundang keprihatinan Kelompok Anak Rakyat (Lokra). Bentuk keprihatinan dituangkan dalam karya seni tari di Monumen Penjara Soekarno (Penjara Banceuy).

Aksi menari Selasa (20/10/2015) sejak pukul 9.00WIB dilakukan tiga penari. Seorang penari wanita melakukan tarian dayak yang mengabarkan masyarakat Kalimantan.

Dua penari pria, seorang melakukan tarian Pecak Silat Minangkabau mewakili masyarakat pulau Sumatera. seorang lainnya menarikan tarian topeng rahwana yang menggambarkan angkara murka dan ketidakpedulian penguasa akan kondisi rakyatnya.

Sebelum melakukan tarian, ketiganya mengibarkan bendera merahputih setengah tihang sebagai tanda berkabung. Patung Soekarno yang tengah duduk membaca dikenakan masker kain penutup mulut dan hidung menanyimbolkan bahwa kabut asap sudah sangat membuat memderita.(Retno Heriyanto/A-147)***
Bagikan: