Rabu, 27 Mei 2020

Di Tengah Pandemi Covid-19, BTN Siap Salurkan Subsidi untuk 146.000 Unit Rumah

- 14 Mei 2020, 16:00 WIB
ILUSTRASI rumah subsidi.* /Yulius Satria Wijaya/ANTARA FOTO
PIKIRAN RAKYAT - Kementerian  Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat dan Kementerian Keuangan mengalirkan Subsidi Selisih Bunga (SSB) untuk mendorong  pembiayaan perumahan bagi masyarakat menengah ke bawah.
 
Ini menjadi angin segar  bagi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk di tengah pandemi Covid-19 yang memukul berbagai sektor ekonomi.
 
Menurut Dirut BTN Pahala Nugraha Mansury, SSB tersebut  merupakan bagian dari stimulus pemerintah paket kedua dan BTN siap menyalurkannya.
 
 
Dengan SSB tersebut  diproyeksi dapat dipakai untuk mendukung 146.000 unit rumah yang  akan disalurkan kepada  masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang tersebar di seluruh Indonesia.  
 
“Pada saat seperti ini memang dibutuhkan  bantuan dari Pemerintah untuk tetap memutar roda perekonomian, kami berterima kasih kepada Pemerintah  yang tetap berkomitmen mendukung sektor pembiayaan perumahan bagi rakyat dengan mengucurkan SSB dan mempercayakan kepada Bank BTN untuk menyalurkannya,” kata Pahala di Jakarta, Rabu 14 Mei 2020.
 
Dengan asumsi 146.000 unit maka total kredit yang dapat disalurkan BTN mencapai sekitar Rp 22 triliun dan ini sudah cukup bagi korporasi pada saat ini. Menurut Pahala, hal ini sudah sangat membantu dan likuiditas BTN sangat mendukung.
 
 
Apalagi dengan penurunan Giro Wajib Minimum (GWM) dan Dana Pihak Ketiga (DPK) perseroan sampai dengan Maret tahun 2020.  
 
Pahala mengatakan, likuiditas BTN cukup aman dan terjaga. Sementara rasio Aset Likuid terhadap Non-Core Deposit (AL/NCD) terjaga di atas 80%, jauh di atas regulasi yang dipatok 50%.   
 
“SSB dapat menggairahkan sektor properti yang saat ini terpukul pandemi Covid-19 , karena dapat mendorong permintaan dan bisa menggerakkan pengembang properti dan 172 sektor turunan properti lainnya,” katanya.
 
Sejak tahun lalu, menurut Pahala, BTN telah melakukan perbaikan proses bisnis berbasis risiko dengan fokus pada segment berisiko rendah. Artinya, hal ini menunjukkan perseroan telah melakukan kehati-hatian dalam setiap proses bisnis. Dengan demikian, perseroan akan sangat aman untuk mendorong dengan cepat SSB ini segera tersalur  kepada masyarakat walaupun dalam kondisi pandemi Covid-19.
 
Dalam tiga bulan pertama tahun 2020 penyaluran KPR Subsidi Bank BTN (konvensional dan syariah) mencapai  Rp.3,68 triliun dengan jumlah rumah sebanyak 27.224 unit.  
 
“SSB kita harapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan pembiayaan perumahan yang terjangkau sekaligus untuk mendukung Program Sejuta rumah yang diinisiasi oleh Presiden Joko Widodo sejak 2015,” kata Pahala.***

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X