Kenapa Persib Bandung Serius Ingin Juara padahal Piala Presiden Turnamen Pramusim?

- 24 Juni 2022, 15:26 WIB
Ciro Alves, salah satu pemain asing Persib Bandung yang mencetak gol di Piala Presiden 2022.
Ciro Alves, salah satu pemain asing Persib Bandung yang mencetak gol di Piala Presiden 2022. /Antara/M Agung Rajasa

PIKIRAN RAKYAT - Persib Bandung memastikan lolos ke babak perempat final Piala Presiden 2022 usai menundukkan Bhayangkara FC dengan skor 1-0 di Stadion Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung pada Selasa, 21 Juni 2022.

Mengemas 7 poin dengan dua kali menang dan satu kali imbang, Persib menjadi juara Grup C Piala Presiden 2022.

Persib selalu berusaha tampil maksimal di setiap laga di Piala Presiden tahun ini. Tidak hanya menurunkan pemain-pemain inti, Maung Bandung di bawah asuhan pelatih Robert Albert memberi kesempatan bermain bagi pemain muda yang baru bergabung.

Baca Juga: Holywings Tulis Permintaan Maaf, Polisi Tetap Selidiki Dugaan Penistaan Agama

Sukses menjadi juara Grup C, Persib mendapat sorotan dan pertanyaan tentang mengapa Persib terkesan ambisius dan serius di Piala Presiden 2022.

Padahal, turnamen ini adalah kejuaraan pramusim Liga 1 Indonesia yang biasanya tim-tim yang ikut bermain lebih 'santai', mencoba strategi baru, atau memberi menit bermain bagi pemain muda dan rekrutan anyar.

Mendapat pertanyaan itu, Umuh Muchtar selaku Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) menjawab kenapa Persib terkesan serius ingin menjuarai Piala Presiden 2022 padahal itu adalah turnamen pramusim.

Baca Juga: Mengenal Jupiter, Salah Satu Planet Sejajar yang Bisa Dilihat dengan Mata Telanjang di Indonesia

"Kenapa kita mau jadi juara, karena ini, maaf sebelumnya, saya menguji kepada bapak Presiden Jokowi. Waktu kita juara diundang ke Istana Presiden. Semua tim dan manajer. Waktu itu saya diminta untuk memberikan kesan dan pesan," kata Umuh Muchtar.

"Saya berterima kasih kepada Presiden karena pada saat itu Persib dan seluruh Indonesia tidak bisa menikmati nonton sepak bola karena kita lagi di-ban oleh FIFA. Sekarang oleh Bapak diberikan kesempatan. Ini saya mewakili semua pecinta sepak bola. Jadi itu sebagai penghargaan juga," tuturnya.

Halaman:

Editor: Ikbal Tawakal


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network