Senin, 25 Mei 2020

Persib dalam Sejarah: Saat Prestasi Tim Terganggu akibat Friksi Antarpemain

- 7 Mei 2020, 12:17 WIB
Persib dalam Sejarah kali ini membahas sekat alias gap yang terjadi antarpemain saat pelatih Nandar Iskandar 'impor' pemain dari luar Jabar. /RIZKI LAELANI/PIKIRAN RAKYAT

PIKIRAN RAKYAT - Selain kualitas pelatih dan materi pemain, suasana tim yang kondusif adalah faktor prestasi sebuah tim.

Kala Persib Bandung menjuarai Liga Super Indonesia tahun 2014, kebersamaan antarpemain di dalam tim begitu kentara.

Sebaliknya, ketika kondusivitas tim terganggu, imbasnya acap langsung terlihat dari merosotnya performa tim di lapangan.

Baca Juga: 14 Rekan ABK WNI yang Dibuang Jasadnya ke Laut akan Dipulangkan

Berdasarkan cacatan dalam buku Persib Aing (2007), kondusivitas tim Persib sempat terganggu pada Liga Indonesia musim 1997/98.

Friksi antarpemain menjadi penyebab ketidakharmonisan internal tim ketika itu.

Semua dimulai ketika pelatih Persib kala itu, Nandar Iskandar memboyong beberapa pemain dari luar Jawa Barat.

Sebelumnya, Persib selalu memakai jasa pemain-pemain asli Jawa Barat binaan sendiri.

Baca Juga: 66 Persen Penderita COVID-19 di New York Ternyata Tak Pernah Keluar Rumah Saat Pandemi

Halaman:

Editor: Andika Thaselia Prahastiwi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X