Senin, 25 Mei 2020

Pelatih Persib Ceritakan KNVB Hentikan Kompetisi, Ungkap 7 Tim Tolak Liga Belanda Disetop

- 1 Mei 2020, 15:57 WIB
PELATIH Persib Bandung, Robert Alberts meredam upaya oknum bobotoh saat penyalaan flare.* /ARMIN ABDUL JABBAR/PIKIRAN RAKYAT



PIKIRAN RAKYAT - Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts angkat bicara mengenai dihentikannya kompetisi Eredivisie (Liga 1 Belanda) akibat dar pandemi virus corona yang sedang melanda dunia saat ini.

Liga Belanda yang akhirnya harus dihentikan tanpa juara dan tim terdegradasi. Robert menilai keputusan di Beland untuk menghentikan liga tidak datang dari KNVB sebagai induk sepak bola di negara tersebut.

Baca Juga: Menit 90 Kontra Persija di Musim 2018 jadi Kesan Melekat di Hati Kapten Persib Supardi

“Semua harus paham mengenai hal ini. Keputusan dibuat dari pertemuan antara semua klub profesional klub di negara itu. Jadi, itu bukan keputusan dari KNVB, tapi keputusan dari semua klub yang terlibat di Belanda. Dari pertemuan itu, yang saya tahu, 14 klub positif (sepakat dihentikan), 7 klub berpendapat netral dan 7 tim bersebrangan dengan keputusan itu,” ungkapnya.

Jadi para prinsipnya itu adalah keputusan demokratis yang dibuat oleh klub. Tapi, KNVB yang akhirnya memutuskan itu berdasarkan apa yang disepakati oleh klub dalam situasi terkini di Belanda.

Baca Juga: Klub Eropa Bukan Acuan, Pelatih Persib Tunggu Jawaban Pemerintah untuk Memulai Kompetisi

“Saya pikir itu adil, karena memang lebih baik menghentikan liga dan memulai liga baru ketika krisis ini sudah usai. Negara sudah melakukan ini, dan mayoritas orang-orang di Belanda setuju untuk keputusan ini. Tentunya memang ada orang dan klub yang tidak setuju. Tapi, mayoritas setuju karena keputusan dibuat oleh klub dan disetujui KNVB,” ujarnya.

Robert mengatakan, denggan keputusan tersebut maka Ajax Amsterdam yang saat ini berada di puncak klasemen pun tidak bisa dinobatkan sebagai juara.

“Sebagai fans Ajax, tentu saya ingin melihat tim kebanggaan menjadi juara liga. Tapi, peraturannya sudah sangat jelas, musim ini harus diakhiri tanpa ada juara,” ucapnya.

Dia menambahkan, di beberapa liga seperti di Belgia, Club Brugge sudah diumumkan menjadi juara karena liganya dihentikan dan mereka mengambil keputusan berdasarkan urutan klasemen.

Halaman:

Editor: Rizki Laelani


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X