Senin, 6 April 2020

Harga Jersey Persib tak Terjangkau Bobotoh Jadi 'Pintu' Menjamurnya Penjual Produk Bajakan

- 22 Maret 2020, 13:50 WIB
JERSEY Persib baru untuk musim 2020.* /RIO RIZKY PANGESTU/PR

PIKIRAN RAKYAT - Persib Bandung mengajak Bobotoh untuk setop membeli jersey bajakan.

Melalui unggahan di akun Instagram resmi Persib Store, kampanye tersebut diberi tajuk "Zero Tolerance for Piracy".

"Pembajakan dalam bentuk apa pun merupakan satu bentuk kejahatan intelektual & pembodohan, yang mana di dalamnya terdapat pelanggaran hak cipta dan pencurian karya. Mari budayakan menjadi pendukung yang cerdas dengan membeli produk original," tulis akun Persib Store dalam unggahannya.

Dalam unggahannya, Persib Store juga menampilkan beberapa akun penjual jersey Persib bajakan yang selama ini menjajakan jersey bajakan secara daring.

Acuviarta Kartabi, ahli ekonomi sekaligus Ketua Pusat Kajian Ekonomi dan Bisnis UNPAS menilai, Persib seharusnya memberikan solusi selain hanya mengkampanyekan setop membeli jersey bajakan.

"Kenapa sampai ada jersey bajakan? Itu tidak tiba-tiba. Itu bisa disebabkan karena ada Bobotoh atau masyarakat yang tidak sanggup menjangkau harga jersey orisinal Persib, sehingga jersey bajakan jadi pilihan," kata Acuviarta saat dihubungi Pikiran Rakyat melalui sambungan telepon.

"Oleh karena itu, Persib sebaiknya tidak hanya mengajak setop pembajakan. Tapi, di sisi lain, Persib juga harus bisa menghadirkan harga jersey yang variatif, sehingga bisa dijangkau Bobotoh dari berbagai kalangan," sebutnya menambahkan.

Selain itu, Acuviarta juga menjelaskan solusi lain yang bisa dilakukan Persib dalam menangani fenomena jersey bajakan.

"Untuk jangka pendek misalnya, pedagang jersey bajakan itu mungkin bisa didata dan didaftarkan ke PT PBB untuk ditetapkan sebagai penjual jersey Persib non-official."

Halaman:

Editor: Rizki Laelani

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X