Rabu, 1 April 2020

Persib Dihajar PSM 3-1, Pengamat: Strategi Tidak Dibarengi Konsistensi

- 18 Agustus 2019, 22:55 WIB
ROBERT Rene Alberts/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

"Pergantian pemain yang dilakukan seperti rutinitas, mudah ditebak. Hariono digantikan Dedi (Kusnandar) dan Gozali Siregar diganti Erwin (Ramdani), tidak ada surprise. Padahal untuk lebih menekan, coba masukkan pemain yang memang bisa menambah daya serangan," kata Away. 

Menurut Away, kegagalan Persib meredam agresivitas PSM Makassar juga tidak terlepas dari keberadaan dua pemain kunci Juku Eja, yakni Pluim dan Marc Klok. Persib, kata Away, tidak memiliki sosok pemain kunci yang mampu menjadi pembeda atau mengubah keadaan.

"PSM tidak punya striker murni. Tapi mereka punya Klok yang seperti ada di mana saja dan Pluim yang bisa melakukan determinasi sekaligus menyelesaikan peluang. Persib tidak punya sosok itu. Tidak ada pembagi bola, tidak ada gelandang box to box layaknya Inkyun, tidak ada partner yang cocok buat Eze seperti Bauman dulu yang bisa cepat berada di dalam kotak penalti saat tim menyerang dan melakukan transisi ikut bertahan ketika diserang balik," ujarnya. 

Kekalahan di Makassar menambah rentetan hasil minor Persib. Maung Bandung tidak pernah menang dalam lima pertandingan beruntun, tiga di antaranya bahkan berakhir kekalahan. Deretan hasil buruk itu, ditambah perombakan tim di tengah jalan, dinilai Away memengaruhi psikologis pemain.

"Hasil tidak pernah menang dan beberapa pemain sudah dicoret. Dalam kondisi tim yang seperti ini, memang seperti kehilangan kepercayaan diri. Beda halnya jika sebuah tim berbekal deretan kemenangan, pasti di manapun dia akan habis-habisan untuk menang. Apakah pemain-pemain baru di putaran kedua otomatis akan bisa mengubah keadaan? Masih harus menunggu kecepatan mereka beradaptasi dan mengikuti misi pelatih. Apalagi, rentang waktu jeda putaran pertama ke putaran kedua itu tidak lama," kata kiper Persib saat menjuarai Liga Indonesia edisi perdana itu.***

loading...
Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X