Rabu, 26 Februari 2020

Posisi Persib di Klasemen Semakin Terancam

- 18 Agustus 2019, 22:25 WIB
Persib.*/DOK. PR

MAKASSAR, (PR).- Persib kembali gagal memetik poin saat menjalani pertandingan tandang. Kali ini tim asuhan Robert Alberts tersebut harus menyerah dari tuan rumah PSM Makassar 1-3, pada pertandingan pekan ke-14 Shopee Liga 1 2019, di Stdaion Andi Mattalatta, Mattoangin, Makassar, Minggu, 18 Agustus 2019.

Kekalahan ini semakin memperpanjang rekor hasil buruk Persib di enam pertandingan terakhir dimana Supardi Nasir dan kawan-kawan hanya bisa meraih dua hasil imbang dan empat kali kalah.

Tidak hanya itu dari enam pertandingan ini Persib hanya bisa memasukan enam gol dan kemasukan 15 gol. Jumlah kebobolan tersebut cukup mengejutkan, karena di musim lalu Maung Bandung justru menjadi salah satu tim yang paling minim kebobolan.

Kekalahan dari PSM Makassar membuat posisi Persib di klasemen sementara mulai kritis, pasalnya Pangeran Biru terancam tergusur oleh tim lain yang berada di bawahnya karena selisih poin dengan Perseru Badak Lampung yang berada di urutan ke-16 atau zona degradasi pun hanya terpaut tiga poin.

Artinya, jika Persib tidak bisa meraih kemenangan di dua pertandingan tersisa menjelang putaran pertama berakhir, maka bisa saja mereka akan menempati peringkat papan bawah di putaran pertama ini.

Saat ini Persib masih menempati peringkat ke-11 di klasemen sementara Shopee Liga 1 2019 dengan nilai 15 hasil dari 3 kali menang, 6 kali imbang, dan 6 kali kalah. Maung Bandung sendiri tinggal menyelesaikan dua laga tersisa di putaran pertama ini yaitu melawan Perseru Badak Lampung dan PSS Sleman.

Menanggapi kekalahan timnya dari PSM Makassar, pelatih Persib Robert Alberts menuturkan, pertandingan berjalan menarik dimana PSM di menit awal babak pertama bisa menguasai bola.

Namun, selanjutnya Persib mulai bisa mengimbangi dan mencetak beberapa kali peluang yang seharusnya bisa membuahkan gol. “Selamat untuk PSM atas tiga poin dan kemenangannya. Di babak pertama kita membuat beberapa peluang yang bisa jadi gol. Tapi dua gol di babak pertama akhir dan gol dari luar kotak penalti menjadi hal yang sulit. Babak kedua kita berhasil menembus lini pertahanan Makassar. Tapi mereka bisa buat gol lagi, sama dari luar kotak penalti, dan itu hal yg sulit (dicegah),” tutur Robert seusai pertandingan.

Di menambahkan, satu gol yang dicetak oleh Ezechiel sempat membuka harapan. Namun, selanjutnya jalannya permainan kembali imbang dan kedua tim menunjukan permainan yang sangat menarik.

Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X