Minggu, 19 Januari 2020

Persib Bandung Tak Punya Roh Tim Saat Ditahan Imbang Borneo FC

- 14 Agustus 2019, 22:34 WIB
PEMAIN Persib Bandung Ghozali Siregar merayakan gol saat menjamu Borneo FC dalam laga Shopee Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu 14 Agustus 2019.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

BANDUNG, (PR).- Persib Bandung dinilai tak mampu menampilkan kerja sama tim yang solid saat ditahan imbang 2-2 oleh Borneo FC pada laga lanjutan Shopee Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu 14 Agustus 2019 malam.

Menurut mantan pemain Persib Bandung sekaligus pemerhati sepak bola Jabar Adeng Hudaya, para pemain lebih menunjukkan memampuan individu daripada kebersamaan tim.

"Saya melihat bahwa kerja sama tim Persib Bandung kurang. Banyak pemain yang kelihatannya terburu-buru mencetak gol. Jadinya, Persib Bandung tak memiliki pola (permainan) yang jelas," ucap Adeng Hudaya.

Selain itu, kata Adeng Hudaya, banyak pemain Persib Bandung melakukan pelanggaran yang seharusnya tidak perlu. Salah satunya adalah ketika Hariono menjegal Matias Conti menit ke-73.

Hariono menendang kepala Conti saat keduanya berduel di dalam kotak penalti. Dampaknya, wasit menunjuk titik putih.

"Karena bermain kurang kerja sama tim, Persib Bandung kelabakan saat diserang. Untuk menutupinya, beberapa permain melakukan pelanggaran yang tidak perlu dan yang paling fatal adalah pelanggaran Hariono di dalam kotak penalti yang sangat merugikan tim," tuturnya.

Untuk itu, dia berharap Persib Bandung segera memiliki pemain yang kuat dalam membentuk kekompakan serta pandai mengatur ritme permainan. Karakter itu, kata Adeng Hudaya dimiliki Fabiano Beltrame.

"Saya pikir Fabiano Beltrame adalah figur yang kuat dalam mengatur ritme permainan. Dia tahu kapan tim harus bertahan dan kapan menyerang. Jangan seperti sekarang, saat unggul, inginnya menyerang terus," ujar dia.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X