Tim Persib Diteror Oknum Suporter di Makassar

- 14 Oktober 2017, 12:13 WIB

MAKASSAR, (PR).- Jelang laga kontra PSM Makassar, penggawa Persib Bandung mendapat teror dari sejumlah oknum pendukung tuan rumah. Teror ini terjadi saat Persib usai menjalani latihan resmi di Stadion Andi Mattalatta Makassar, Sabtu 14 Oktober 2017 petang.

Para pemain Persib sempat tertahan di dalam stadion. Bahkan saat Persib hendak naik ke bus untuk meninggalkan stadion, sejumlah orang meneror dengan melontarkan kata-kata yang tak sopan.

Ditulis situs resmi Persib, meski memperoleh teror, tim Maung Bandung tetap menjalani latihan. Tim pelatih hanya memberikan porsi latihan ringan dipadu dengan suasana ceria. 

Latihan ini, Herrie Setyawan memfokuskan pada sentuhan penyelesaian akhir.  Terlihat, Vladimir Vujovic dan kawan-kawan begitu menikmati setiap sesi latihan yang diberikan tim pelatih hingga usai pukul 17.00 WITA.

 

 

A post shared by prfmnews (@prfmnews) on

Namun, usai uji coba lapangan, tim tak bisa langsung pulang menuju hotel tempat menginap. Sebab, rombongan Persib dihadang ratusan warga yang mengaku pendukung sepak bola. Pintu keluar sektor barat Stadion Andi Mattalatta, tempat parkir bus Persib tidak bisa dilalui lantaran situasi dan kondisi yang terlampau berisiko.

Dari video Instagram yang diunggah akun prfmnews terlihat, sejumlah orang meneriaki Persib dan bobotoh. Selain memaki dengan kata kasar, mereka pun menantang bobotoh untuk datang ke Makassar.

Dalam slide kedua, video menampilkan kericuhan dan salah satu sumber suara yang paling kencang terdengar meminta agar pemain Persib tidak membalas makian. “Tenang, tenang, pemain masuk. Persib tenang, pemain masuk,” kata sumber suara tersebut. Maksudnya agar para pemain masuk ke bagian dalam stadion tidak bersamaan di tempat oknum suporter menyambut dengan makian. Beberapa oknum terlihat saling dorong dengan aparat berseragam tentara.

Akhirnya, dalam keadaaan lampu dimatikan para penggawa Persib digiring masuk bus. Para pemain melenggang ke dalam bus kendati kor makian dari oknum supporter terdengar makin kompak menggema.***

 

Editor: Gita Pratiwi A


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X