Tuah GBLA Bagi Persib

- 18 Juni 2016, 16:04 WIB
PEMAIN Persib Atep bersujud setelah berhasil membobol gawang Mitra Kukar FC pada pertandingan Indoneisa Soccer Champhionship 2016 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Gedebage, Kota Bandung, Sabtu 18 Juni 2016. Persib menang 2-1 pada pertandingan tersebut.*

BANDUNG, (PR).- Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Gedebage, Kota Bandung mampu memberikan magis bagi Persib setelah berhasil menumbangkan Mitra Kukar dengan skor 2-1 (2-0) pada laga lanjutan Indonesia Soccer Championship 2016, Sabtu 18 Juni 2016 malam. Kemenangan di GBLA ini pun menjadi debut manis caretaker Persib Herrie Setyawan yang menggantikan pelatih Dejan Antonic setelah memilih mundur akibat kekalahan telak dari Bhayangkara Surabaya United. Dua gol Persib disdarangkan Atep pada menit ke-6 dan Robertino Pugliara pada menit ke-40. Sementara gol balasan Mitra Kukar diciptakan Marlon da Silva pada menit ke-56. Bagi Mitra Kukar, kekalahan ini di Bandung ini menjadi yang pertama kalinya bagi mereka di ISC A 2016. Akibatnya, pasukan Naga Mekes itu harus rela tergusur dari peringkat kedua. Dalam pertandingan ini, kedua tim telah menunjukkan permainan menarik sejak wasit Prasetyo Hadi meniup peluit tanda babak pertama dimulai. Dimana Persib langsung bermain ngotot dengan beberapa peluang yang didapat. Pelatih Mitra Kukar Subangkit mengucapkan selamat atas kemenangan Persib. Apalagi, kata Subangkit, Persib bisa memecahkan rekor tak terkalahkan timnya. "Itulah sepak bola. Selamat untuk Persib karena mereka berhasil memecahkan rekor kami. Saya hanya bisa katakan tim tak selalu menang dan bermain imbang. Disini kita telah bermain bagus," ujarnya. Subangkit menambahkan, kekalahan atas Persib salah satunya dikarenakan tim bermain ragu di awal babak pertama. Akibatnya, Persib mampu memanfaatkan kelemahan tersebut untuk bisa mencetak gol terlebih dahulu. "Memang di awal pertandingan agak sedikit ragu. Dan itu berhasil (dimanfaatkan) Persib untuk mendapatkan satu gol. Tapi saya pikir tim sudah bermain baik di sepanjang pertandingan," tuturnya. Selain itu, kekalahan yang diperoleh timnya karena jadwal yang terlalu mepet dengan waktu berbuka puasa. Menurut dia, hal tersebut berdampak kepada recovery pemain. "Kita tidak ingin mencari alasan dari kekalahan ini. Tapi semoga saja hal ini bisa jadi pertimbangan bagi yang membuat jadwal. Tapi kita akan perbaiki hal ini dengan tim dokter terkait recovery dari puasa hingga jadwal bermain yang hanya satu setengah jam," tuturnya. Sementara itu, caretaker Persib Herrie Setyawan mengucapkan syukur atas kemenangan perdana Persib di stadion GBLA. Menurut dia, Persib telah bermain maksimal di pertandingan tersebut. "Saya ucapkan syukur kepada Allah swt dengan kemenangan ini. Pertandingan di stadion baru alhamdulillah kita bisa maksimal. Apalagi, kita sempag khawatir juga," ujarnya. Menurut Herrie, semua pemain telah tampil disiplin sehingga mampu menampilkan permainan terbaik. Hanya saja, ia menilai di babak kedua timnya lebih banyak ditekan lawan. "Semua pemain punya kemauan yang sama untuk hijrah dan menampilkan permainan terbaik. Di babak kedua saya tidak intruksikan pemain untuk bertahan, kita tetap main normal seperti di babak pertama. Meski ditekan kita tetap konsisten mempertahankan kemenangan," ujarnya. Pemain Persib Kim Jeffry Kurniawan menambahkan, kemenangan Maung Bandung tak lain karena tim mampu mencetak gol terlebih dahulu. Menurut dia, semua intruksi pelatih mampu diterapkan tim di babak pertama. "Habis kekalahan kemarin semua orang tahu kita bermain di stadion baru dan harus menang. Babak pertama kita pun mampu mencetak gol cepat yang memang sudah diintruksikan tim pelatih," tuturnya.***

Editor: Miradin Syahbana Rizky


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X