Kampung Persib di Jatinangor, Bentuk Fanatisme Warga hingga Perbaiki Citra Negatif

18 Februari 2020, 16:32 WIB
MURAL dengan karikatur tokoh bobotoh Persib, Ayi Beutik, di salah satu tembok, Kampung Persib, Jatinangor, Kabupaten Sumedang.* /RIO RIZKY PANGESTU/PR

PIKIRAN RAKYAT - Warga RW 07, Kampung Cibungur, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, masih menjalankan tradisi mengecat ulang tembok rumah mereka jelang Hari Raya Idulfitri.

Namun, setidaknya sejak tahun 2015, warga harus meminta izin terlebih dahulu kepada Ketua Viking Inheren, Ujang, saat hendak mengecat ulang warna tembok rumah mereka.

"Ya, saya tidak bisa menolak kemauan warga. Itu, kan, rumah mereka sendiri," kata Ujang yang akrab disapa Ipung.

 Baca Juga: Kartu Prakerja Cair April 2020, Jabodetabek dan Bandung Jadi Daerah Uji Coba Pertama

Sejak tahun 2015, kawasan RW 07 Kampung Cibungur sudah dikenal dengan julukan "Kampung Persib".

Musababnya adalah rumah-rumah di sana dicat seragam berwarna biru dan terdapat mural Persib di sisi-sisi jalan.

Semua berawal ketika Ipung dan kawan-kawannya, di Viking Inheren, memiliki banyak sisa cat berwarna biru usai mengecat kantor sekretariat mereka.

 Baca Juga: Keluhkan Harga Pakan, 160 Peternak Ayam Petelur di Kabupaten Ciamis Gulung Tikar

Sisa cat tersebut kemudian diminta para warga setempat untuk mengecat tembok rumah mereka.

Maka, secara tidak sengaja, tembok-tembok rumah di RW 07 pun menjadi seragam berwarna biru. 

Halaman:

Tags

Terkini

Terpopuler