Pikiran Rakyat
USD Jual 14.004,00 Beli 14.102,00 | Sebagian cerah, 25 ° C

Bungkam Persija 2-0, Persib Bayar Kepercayaan Bobotoh

Irfan Subhan
PESEPAK bola Persib Bandung Ezechiel Ndouasel (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Persija Jakarta Alexandre Luiz Reame (kanan) saat pertandingan Liga 1 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin, 28 Oktober 2019. Dalam pertandingan tersebut, Persib Bandung berhasil mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 2-0.*/ANTARA
PESEPAK bola Persib Bandung Ezechiel Ndouasel (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Persija Jakarta Alexandre Luiz Reame (kanan) saat pertandingan Liga 1 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin, 28 Oktober 2019. Dalam pertandingan tersebut, Persib Bandung berhasil mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 2-0.*/ANTARA

GIANYAR, (PR).- Persib Bandung mampu membayar kepercayaan bobotoh setelah memenangi laga klasik kontra Persija dengan skor 2-0, pada pertandingan pekan ke-25 Liga 1 2019, di stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin, 28 Oktober 2019.

Dua gol untuk kemenangan Maung Bandung atas Macan Kemayoran dicetak oleh Frets Listanto Butuan pada menit ke-51 dan Ezechiel N’Douassel menit ke-59. Dengan tambahan tiga poin ini membawa Persib naik ke peringkat 10 klasemen sementara dengan nilai 31 hasil dari 7 kali menang, 10 kali imbang, dan 10 kalah.

Sementara bagi Persija, kekalahan ini membuat posisi mereka masih berada di peringkat ke-14 dengan nilai 24 hasil dari 5 kali menang, 9 imbang, dan 9 kalah. Bagi Persib, kemenangan ini juga menjadi modal berharga sebelum mereka ditantang Kalteng Putra, pada pertandingan selanjutnya yang akan berlangsung di stadion Tuah Pahoe, Jumat mendatang.

Kemenangan dari Persija ini juga dipersembahkan Persib untuk bobotoh dimana sebagian besar tidak bisa menyakiskan partai yang ditunggu-tunggu ini, karena Pangeran Biru harus bermain di luar Bandung.

Pelatih Persib Robert Alberts sangat mengapresiasi penampilan para pemainnya yang dinilai bermain penuh dengan perjuangan, hingga akhirnya bisa mencapai target yang diinginkan selama ini.

“Pertandingan yang memang layak untuk kita menangkan, begitu juga jika kita melihat statistik pertandingan. Pertandingan memang tidak pernah mencapai standar tinggi, karena dimulai dengan sangat lambat dan kedua tim sering melakukan kesalahan di penguasaan bola. Namun, Persib lebih sedikit melakukan kesalahan dibandingkan Persija,” tutur Robert seusai pertandingan.

Robert pun mendedikasikan tiga poin ini untuk bobotoh yang telah datang langsung ke stadion, termasuk bobotoh lainnya yang mendukung dari jauh. Persib pun akan langsung menatap untuk bersiap menghadapi pertandingan selanjutnya.

“Setelah dari Bali kita akan bermain lawan Kalteng, dan setelah itu kita akan kembali bermain di Bandung dihadapan suporter yang saat ini telah menunggu Persib kembali bermain di Bandung,” ujarnya.

Sempat monoton

Babak pertama berlangsung monoton, kedua tim beberapa kali selalu kesulitan untuk menembus pertahanan. Persib sendiri memiliki empat peluang emas yang dihasilkan oleh Ezechiel, Kevin van Kippersluis, dan Omid Nazari. Namun, semua peluang tersebut gagal membuahkan hasil.

Begitu juga dengan Persija yang sempat membahayakan gawang I Made Wirawan setelah bola yang ditendang Marko Simic meluncur cepat ke arah gawang. Beruntung bola masih melebar. Hingga babak pertama usai skor 0-0 masih bertahan.

Memasuki babak kedua Persib mulai menekan, hasilnya di menit ke-51 Frets Butuan mencetak gol indah dari sisi kiri setelah bola yang ditendangnya gagal diantisipasi kiper Persija Andritany Ardhiyasa. Skor pun berubah 1-0.

Persib terus menekan, sedangkan Persija justru terlihat kewalahan untuk membendung serangan yang dibangun oleh Persib. Pada menit ke-59, Ezechiel menggandakan kedudukan untuk maung Bandung setelah menerima umpan silang Ardi Idrus, skor pun berubah menjadi 2-0.

Menit ke-83, Persib nyaris mendambah gol ketika Ezechiel dilanggar oleh Xandao di dalam kotak penalti hingga wasit Dwi Purba Adi Wicaksana pun memberikan hadiah penalti untuk Persib.

Namun, Ezechiel yang ditunjuk sebagai eksekutor gagal melakukan tugasnya dengan baik setelah bola yang ditendangnya melambung. Tambahan tiga menit di akhir laga tidak bisa dimanfaatkan oleh kedua tim hingga akhirnya skor 2-0 tetap bertahan sampai pertandingan berakhir.***

Bagikan: