Pikiran Rakyat
USD Jual 14.004,00 Beli 14.102,00 | Berawan, 26.8 ° C

Bertanding di Tanah Rantau, Persib Tetap Butuh Bandung

Irfan Subhan
PESEPAKBOLA bola Persib Bandung Febri Hariyadi (kiri) melakukan selebrasi bersama rekannya Kevin Kippersluis setelah berhasil membobol gawang Persebaya Surabaya dalam pertandingan sepak bola Liga 1 2019 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat, 18 Oktober 2019. Persib Bandung menang atas Persebaya Surabaya dengan skor 4-1.*/ANTARA
PESEPAKBOLA bola Persib Bandung Febri Hariyadi (kiri) melakukan selebrasi bersama rekannya Kevin Kippersluis setelah berhasil membobol gawang Persebaya Surabaya dalam pertandingan sepak bola Liga 1 2019 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat, 18 Oktober 2019. Persib Bandung menang atas Persebaya Surabaya dengan skor 4-1.*/ANTARA

SAAT ini, Persib Bandung sedang menghadapi situasi yang tidak menguntungkan. Tim harus menjalani tiga pertandingan besar dalam waktu kurang dari dua pekan. menghadapi jadwal yang sangat padat, jajaran pelatih Persib Bandung harus memutar otak untuk menjaga kebugaran para pemainnya.

Usai menjamu Persebaya Surabaya pada pertandingan pekan ke-23 Shopee Liga 1, Persib Bandung langsung melakukan persiapan menghadapi Bhayangkara FC. Jeda waktu efektif sekira tiga hari, hal harus dimanfaatkan sebaik mungkin guna tercapainya penampilan yang maksimal.

Setelah mengahadapi Bhayangkara FC, Persib Bandung akan melanjutkan perjalanannya di putaran kedua Skopee Liga 1 dengan menjamu Persija Jakarta. Namun, hingga saat ini kepastian tempat pertandingan dilangsungkan belum didapat.

Sesuai hasil pertemuan darurat antara PT. LIB dan perwakilan tim di Liga 1 bebarapa waktu lalu, telah disepakati jika tuan rumah tidak mendapat izin menggelar laga. Maka, pertandingan dilaksanakan di tempat lain dengan syarat kepolisian setempat memberikan izin dan jadwal pertandingan masih bisa tetap berjalan sesuai rencana.

Sebelumnya, saat menghadapi Persebaya, Persib Bandung memilih tempat pertandingan di stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Namun, untuk menjamu Persija, manajemen Persib Bandung kabarnya memiliki beberapa opsi.

PESEPAK bola Persebaya Surabaya David Da Silva (kiri) menggiring bola dibayangi pesepak bola Persib Bandung Achmad Jufriyanto dalam pertandingan sepak bola Liga 1 2019 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat, 18 Oktober 2019. Persib Bandung menang atas Persebaya Surabaya dengan skor 4-1.*/ANTARA

Selain stadion Kapten I Wayan Dipta, saat ini manajemen klub sedang mencoba menggunakan Syadion Gelora Bung Tomo, di Surabaya. Opsi lainnya, jika di Bali dan Surabaya tidak memungkinkan, pertandingan akan dilakukan di Yogyakarta.

Pentingnya pulang

Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts sebelumnya telah mengatur siasat guna menjaga kondisi tim yang saat ini sedang bergairah setelah meraih poin penuh ketika mengalahkan Persebaya 4-1.

“Jeda pada setiap pertandingan di Liga 1 memang tiga atau empat hari, begitu juga kami masih memiliki pertandingan tunda melawan Arema FC. Sayangnya, kami masih belum bisa bermain di Bandung. Seperti kemarin, kami harus tetap tinggal di Bali untuk mempersiapkan tim melawan Bhayangkara FC,” tutur Robert Rene Alberts, Selasa 22 Oktober 2019.

Strategi itu dilakukan untuk menjaga kondisi kebugaran tim. Jika harus pulang terlebih dahulu ke Bandung, tenaga pemain akan terkuras karena perjalanan dari Bali ke bandung saat ini harus ditempuh lebih dari empat jam. Rombongan tim harus terbang dari Bandara Kertajati, Majalengka.

Rencananya, setelah melawan Bhayangkara FC, tim akan pulang terlebih dahulu ke Bandung sebelum bersiap untuk menghadapi Persija.

“Persiapan kami memang terganggu karena tidak bisa bermain di Bandung. Tapi, saya ingin tetap kembali ke Bandung karena kami sudah bepergian 10 hari dan pemain butuh ke Bandung. Kami akan latihan di sana hingga dekat ke hari pertandingan nanti. Mungkin satu atau dua hari kami di Bandung sebelum berangkat (melawan Persija),” katanya.***

Bagikan: