Pikiran Rakyat
USD Jual 14.004,00 Beli 14.102,00 | Berawan, 25 ° C

Pelatih Persib Robert Alberts Belum Pikirkan Rotasi Pemain

Irfan Subhan
PESEPAK bola Persib Bandung Omid Nazari (kiri) menggiring bola dibayangi pesepak bola Persebaya Surabaya Muhammad Hidayat dalam pertandingan sepak bola Liga 1 2019 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat, 18 Oktober 2019. Persib Bandung menang atas Persebaya Surabaya dengan skor 4-1.*/ANTARA
PESEPAK bola Persib Bandung Omid Nazari (kiri) menggiring bola dibayangi pesepak bola Persebaya Surabaya Muhammad Hidayat dalam pertandingan sepak bola Liga 1 2019 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat, 18 Oktober 2019. Persib Bandung menang atas Persebaya Surabaya dengan skor 4-1.*/ANTARA

BADUNG, (PR).- Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts belum memikirkan apakah akan melakukan rotasi pemain, saat Maung Bandung menghadapi Bhayangkara FC, pada pertandingan pekan ke-24 Liga 1 2019 di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019.

Melihat permainan timnya di laga kontra Persebaya, para pemain dinilai mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Dirinya juga telah melakukan evaluasi dan melihat jika kemungkinan besar masih akan menurunkan komposisi pemain yang sama saat melawan Bhayangkara nanti.

Robert menilai saat ini jajaran pelatih masih memantau perkembangan kondisi pemain, dimana Supardi Nasir dan kawan-kawan melakukan persiapan dengan berlatih di Bali sebelum bertolak  ke Jakarta pada hari Selasa.

“Alasan mengapa kita memilih berlatih di Bali sangat sederhana, karena kita tidak ingin banyak perjalanan. Kalau memilih latihan di Bandung, setelah kita melawan Persebaya kita pulang via Kertajati dann melanjutkan tiga jam perjalanan untuk sampai ke Bandung. Belum lagi jika penerbangan delay dan itu akan sangat memakan waktu,” tutur Robert seusai memimpin latihan, di Gelora Samudra, Badung, Bali, Selasa, 21 Oktober 2019.

Dia menambahkan, dengan tetap memilih latihan di Bali tentunya selain akan menghemat waktu, proses pemulihan fisik pemain juga akan lebih efektif. “Pemain melakukan latihan recovery, mereka mengisi lagi energi mereka untuk lawan Bhayangkara. Kita memiliki dua kali latihan lagi untuk fokus ke pertandingan selanjutnya sebelum kita lawan Bhayangkara Rabu nanti,” katanya.

Pelatih asal Belanda ini mengatakan, kondisi pemain dalam keadaan baik dan mereka semakin termotivasi setelah meraih poin penuh di pertandingan melawan Persebaya Surabaya kemarin.

Namun, Robert mengingatkan kepada pemainnya untuk melupakan kemenangan lalu dan fokus penuh dengan pertandingan yang akan dihadapi nanti karena laga tersebut sangat krusial bagi kedua tim dimana saat ini baik Persib maupun Bhayangkara sama-sama telah mengoleksi 27 poin.

“Seusai informasi kita akan bermain tanpa penonton. Lucunya dan ini sulit diterima sebagi orang yang bekerja di sepak bola, kemarin Bhayangkara bermain tandang lawan PS Tira tetapi bermain di kandang milik Bhayangkara. Itu jelas sulit untuk diterima secara logika. Bhayangkara bermain tandang lawan PS tira tetapi bermain di kandang sendiri, tapi kita bermain kandang dan harus away,” ujarnya.

Meski demikian, Robert tidak ingin ambil pusing mengani hal tersebut karena sekarang Pangeran Biru sedang fokus penuh untuk bersiap menghadapi laga selanjutnya dan bertekad untuk mempertahankan hasil positif yang telah mereka raih.

“Kita harus terus bekerja keras. Kita harus pintar dalam melewati semua ini meskipun kita kebingungan. Tapi kita tetap senang karena kita tinggal di Bali, tanpa perjalanan yang lama. Dan kita tingkatkan mental untuk bisa meraih poin. Bobotoh tidak bisa mendukung tim di stadion. Jadi kita hanya fokus di lapangan dan ambil tiga poin,” ucapnya.

Mengenai kekuatan Bhayangkara, Robert menilai tim tersebut telah banyak berubah seiring masuknya beberapa pemain baru. Namun, dirinya teah melihat dan menganalisis gaya permainan mereka saat melawan Tira Persikabo.

“Mereka bermain dengan gaya berbeda dibandingkan putaran pertama. Kita kehilangan poin di pertandingan kandang kita di Bandung, dan itu adalah salah satu pertandingan dimana kita harusnya mendapat penalti. Sekarang kita harus jadi tim dengab mental berbeda dan fokus konsenttasi dengan tim. Jika Bhahangkara bermain dengan gaya berbeda maka kita harus waspadai itu,”tutur Robert.***

Bagikan: