Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Langit umumnya cerah, 23.4 ° C

Gol Tak Terlupakan Kevin Van Kippersluis

Irfan Subhan
PESEPAKBOLA bola Persib Bandung Febri Hariyadi (kiri) melakukan selebrasi bersama rekannya Kevin Kippersluis setelah berhasil membobol gawang Persebaya Surabaya dalam pertandingan sepak bola Liga 1 2019 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat, 18 Oktober 2019. Persib Bandung menang atas Persebaya Surabaya dengan skor 4-1.*/ANTARA
PESEPAKBOLA bola Persib Bandung Febri Hariyadi (kiri) melakukan selebrasi bersama rekannya Kevin Kippersluis setelah berhasil membobol gawang Persebaya Surabaya dalam pertandingan sepak bola Liga 1 2019 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat, 18 Oktober 2019. Persib Bandung menang atas Persebaya Surabaya dengan skor 4-1.*/ANTARA

PERTANDINGAN antara Persib menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat, 18 Oktober 2019 malam, menjadi laga yang tidak pernah akan dilupakan oleh Kevin Van Kippersluis.

Untuk pertama kalinya, pemain asal Belanda tersebut menciptakan gol bagi Persib sekaligus gol perdananya yang Kevin cetak di kompetisi sepak bola Indonesia. Gol ini menjadi awal pembuktian pemain berusia 26 tahun ini, setelah di beberapa pertandingan sebelumnya dia belum bisa memberikan gol untuk Maung Bandung.

Gol ke gawang Persebaya yang diciptakan pada menit ke-60 ini dihasilkan Kevin melalui aksi tendangan bebas, dimana bola yang ditendangnya meluncur cepat ke arah gawang tanpa bisa dihalau oleh penjaga gawang Persebaya Miswar Saputra.

Tidak hanya itu, di pertandingan tersebut Kevin bermain sangat apik. Selain menciptakan satu gol, dia juga memberikan satu assist kepada Febri Hariyadi hingga akhirnya pemain tersebut membuat gol pembuka untuk Persib.

Kevin sendiri sebenarnya menciptakan dua peluang emas lainya, dimana salah satunya bola membentur tiang gawang. Berkat peampilannya yang cemerlang di pertandingan kontra Persebaya, Kevin pun mendapat banyak sanjungan dari bobotoh.

Mengenai gol perdana yang diciptakannya, Kevin mengaku sangat senang karena selama ini dirinya cukup dibuat penasaran ketika peluang-peluang yang diciptakannya di beberapa pertandingan terakhir selalu gagal membuahkan hasil.

“Ya, beberapa kali saya nyaris bisa mencetak gol, begitu juga dengan pertandingan tadi ketika peluang pertama saya justru membentur tiang gawang. Saya sempat berpikir, tidak lagi di pertandingan ini. Dan itu mengapa saya senang dengan gol pertama saya. Sekarang saya akhirnya bisa terlepas dari hasil nol,” tutur Kevin saat ditemui seusai pertandingan.

Bagi Kevin, gol tersebut menjadi penambah motivasi untuk pertandingan selanjutnya dimana Persib akan berhadapan dengan Bhayangkara FC, di Stadion Madya Gelora Bung Karno, pada hari Rabu mendatang.

Hampir tiga bulan menyicipi Liga 1, Kevin pun mengaku sudah semakin mengetahui karakter tim dan juga persaingan di kasta tertinggi kompetisi sepak bola di Indonesia tersebut. Bahkan, saat ini pemain yang sebelumnya membela SC Cambur di Keukeun Kampion (Liga 2 Belanda) tersebut ini sudah semakin nyaman berada di Persib.

“Ya saya merasa sangat betah di tim begitu juga dengan orang-orangnya yang sangat ramah dan baik. Saya sangat senang bisa bermain utuk klub besar seperti Persib. Untuk kultur sepak bola di Indonesia sendiri banyak perbedaan dibandingkan di Belanda. Namun, saya merasa sangat-sangat nyaman dengan gaya permainan sepak bola di sini di Indonesia,” katanya.

Kevin pun mengaku semakin mengenal karakteristik masing-masing pemain, hingga komunikasi di dalam lapangan pun terjalin dengan baik, termasuk dengan tandem di lini depan Ezechiel N’Douassel.

Pemain kelahiran Hilversum 30 Juni 1993 ini menambahkan, dirinya merasa takjub melihat dukungan yang dilakukan oleh bobotoh di setiap pertandingan yang dijalani oleh Persib. Bahkan, itu menjadi tambahan motivasi untuk semua pemain saat bertempur di lapangan.

“Atmosfer bobotoh di lapangan sangat luar biasa, sangat bagus dan saya sangat suka itu karena ketika saya memasuki stadion ada semacam ledakan semangat jadi itu sangat gila. Sangat menyenangkan bermain dengan atmosfer tersebut,” ucapnya.

Selain menjadi sejarah untuk Kevin, raihan tiga poin di pertandingan itu juga membuat Persib mampu memperbaiki posisinya di klasemen sementara Liga 1 2019 menjadi naik ke peringkat 10 klasemen sementara Liga 1 dengan nilai 27 hasil dari 6 kali menang, 9 kali imbang, dan 7 kali imbang.

Kemenangan ini juga sekaligus membalas kekalahan di putaran pertama, saat itu Pangeran Biru kalah 0-4 dari Persebaya pada pertandingan yang berlangsung di stdaion Gelora Bung Tomo.

Tidak hanya itu, kemenangan di Stadion Kapten I Wayan Dipta juga menjadi sejarah tersendiri bagi Persib, mengingat di musim lalu saat menjalani partai usiran di tempat yang sama Supardi Nasir dan kawan-kawan selalu kesulitan untuk bisa meraih poin penuh.***

Bagikan: