Pikiran Rakyat
USD Jual 14.034,00 Beli 14.132,00 | Berawan, 21.2 ° C

Persib Belum Aman dari Ancaman Degradasi

Irfan Subhan
PELATIH Persib Robert Alberts (tengah) saat konfrensi pers jelang pertandingan, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis 17 Oktober 2019.*/ IRFAN SUBHAN/PR
PELATIH Persib Robert Alberts (tengah) saat konfrensi pers jelang pertandingan, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis 17 Oktober 2019.*/ IRFAN SUBHAN/PR

GIANYAR, (PR).- Pertandingan menghadapi Persebaya Surabaya, di Stadion Kapten I Wayan Dipta akan menjadi pertaruhan besar untuk Persib, mengingat saat ini posisi Maung Bandung di klasemen sementara Liga 1 2019 semakin terancam dan belum aman dari zona degradasi.

Hingga memasuki pekan ke-23 Liga 1 2019, posisi Persib masih tertahan di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan nilai 24 hasil dari 5 kali menang, 9 kali imbang, dan 7 kali kalah. Di bawah mereka ada Perseru Badak Lampung FC dan Semen Padang yang mengintai untuk menggeser posisi Persib.

Poin Persib dengan Perseru Badak Lampung hanya terpaut satu angka, sedangkan dengan Semen Padang hanya dua poin. Begitu juga selisih poin antara Persib dengan Kalteng Putra yang saat ini ada di dasar klasemen hanya selisih empat angka saja.

Artinya, jika pada pertandingan melawan Persebaya nanti Persib gagal memetik poin. Maka peluang untuk tergeser dan turun di klasemen akan sangat besar. Sebaliknya, jika Ezechiel N’Douassel dan kawan-kawan bisa meraih tiga poin, maka mereka akan menggeser Bhayangkara FC yang saat ini berada di peringkat ke-10.

Pelatih Persib Robert Alberts mengatakan, dirinya mengapresiasi manajemen Bali United yang telah berkenan untuk memberi kesempatan kepada Persib untuk bisa menggunakan stadion Kapten I Wayan Dipta.

“Meskipun ini pertandingan kandang rasa tandang. Namun, Persebaya mendapat keuntungan karena mereka tidak perlu melakukan perjalanan jauh untuk datang ke Bali. Namun, kami telah mempersiapkan mental dan skema permainan untuk pertandingan nanti dengan baik, dan berharap bisa mendapatkan tiga poin,” tutur Robert saat konfrensi pers jelang pertandingan, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis 17 Oktober 2019.

Pelatih asal Belanda tersebut menambahkan, secara prinsip kedua tim akan sama-sama memainkan pola sepak bola menyerang dan bukan tipikal tim yang mengandalkan serangan balik.

“Kami tahu kualitas dari Persebaya, mereka tim yang bagus, seperti yang saya katakan, mereka sangat cepat dan kami juga sudah bersiap mengatasi dan memiliki pemain yang cepat lainnya. Jadi ini akan jadi pertandingan yang cukup intensif dari kedua tim, tapi semua itu tergantung dengan mentalitas tim,”katanya.

Mengenai Ezechiel, Robert menuturkan jika pemain tersebut baru saja mendarat di Jakarta dan saat ini sedang terbang ke Bali. pemain asal Chad tersebut akan  masuk ke dalam daftar susunan pemain, tetapi apakah dia akan bemain sejak babak pertama atau masuk sebagai pemain cadangan, jajaran pelatih akan melihat terlebih dahulu bagaimana kondisi terakhirnya.

“Ya, dia bisa main. Tapi harus dilihat dulu bagaimana kondisinya, karena kami belum tahu perkembangan terbarunya. Apakah dia 100 persen fit dan terbebas dari cedera atau tidak, apalagi Ezechiel baru melakukan perjalanan yang panjang. Jadi akan kami lihat di malam ini,”ungkapnya.***

 

 

Bagikan: