Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Umumnya cerah, 28 ° C

Robert Angkat Suara Hasil Pertemuan dengan PT LIB

Irfan Subhan
ESTEBAN Vizcarra dan Robert Alberts saat konferensi pers di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Senin 15 Juli 2019.*/ ABDUL MUHAEMIN/PR
ESTEBAN Vizcarra dan Robert Alberts saat konferensi pers di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Senin 15 Juli 2019.*/ ABDUL MUHAEMIN/PR

BANDUNG, (PR).- Pelatih Persib Robert Alberts angkat suara mengenai hasil pertemuan darurat antara PT. Liga Indonesia Baru (LIB) dan perwakilan manajemen peserta Liga 1 2019, yang digelar di Bali. Pertemuan tersebut dilakukan unuk membahas jadwal pertandingan yang masih banyak mengalami penundaan.

Dari hasil pertemuan tersebut menghasilkan beberapa keputusan, yang salah satunya adalah opsi menggelar pertandingan kandang tanpa penonton agar izin penyelenggaraan pertandingan dari pihak keamanan bisa tetap turun.

Opsi lainnya adalah jika tim tuan rumah tidak mendapat izin, maka pertandingan bisa dilaksanakan di tempat lain dimana pihak kepolisian setempat bisa memberikan izin, hingga jadwal pertandingan pun masih bisa tetap berjalan sesuai rencana.

Saat ini ada beberapa pertandingan tunda di Liga 1 yang digelar bersamaan dengan FIFA matchday, dan secara aturan hal tersebut bertabrakan dengan regulasi yang ditetapkan oleh FIFA.

Menanggapi hasil dari pertemuan darurat antara PT. LIB dan perwakilan tim di Liga 1, Robert pun mengaku sudah mendengar hasil tersebut, dan itu merupakan salah satu solusi agar pertandingan tidak ada lagi yang ditunda.

Namun, mengenai jadwal pertandingan tunda yang dilakukan bersamaan dengan FIFA matchday. Pelatih asal Belanda ini sangat menyayangkan, tetapi tim pun tidak bisa berbuat apa-apa dan tetap harus mengikuti aturan.

Surabaya

Saat ini Robert telah mendengar kabar jika pertandingan saat menjamu Persija kemungkinan tidak bisa dilakukan di Bandung. Manajemen Persib juga telah memiliki beberapa opsi salah satunya laga tersebut akan digelar di Stdaion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

“Ya, kita memang mempunyai beberapa alternatif. Sangat berat untuk tim pergi ke Bali, lalu ke Jakarta, dan setelahnya ke Surabaya juga lanjut ke Kalimantan Tengah. Situasi ini tidak akan mudah bagi tim mana pun di dunia,” tutur Robert di mess Persib, Jalan Ahmad Yani, Selasa, 15 Oktober 2019.

Saat ini skuad Maung Bandung memang dihadapkan pada jadwal pertandingan yang sangat ketat, bahkan Supardi Nasir dan kawan-kawan harus berangkat lebih awal menuju Bali agar bisa mempersiapkan tim dengan baik saat menjamu Persebaya nanti.

Usai menjamu Persebaya, Persib pun tidak akan lebih dulu pulang ke Bandung. Mereka akan menetao di Bali dan langsung terbang ke Jakarta untuk menghadapi Bhayangkara FC di Stadion PTIK.

Setelah dijamu Bhayangkara, Persib langsung bersiap untuk menghadapi Persija Jakarta dengan jeda sekitar empat hari usai ditantang Bhayangkara. Setelah menjamu Persija, Pangeran Biru akan langsung terbang ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah untuk menghadapi Kalteng Putra.

“Ya setelah menghadapi Persebaya kita akan langsung berangkat ke Jakarta tanggal 20 atau dua hari sebelum pertandingan (lawan Bhayangkara), kita akan melakukan pemulihan dan latihan resmi di sana (Stadion PTIK). Ini kita lakukan agar kondisi fisik serta stamina pemain bisa terjaga,” ujarnya.

Bawa 22 pemain

Untuk mengantisipasi mepetnya jadwal pertandingan saat melawan Persebaya dan Bhayangkara, Robert pun membawa 22 pemain yang dibawa menuju ke Bali dan Jakarta nanti.

Ke-22 pemain yang diboyong adalah  Dhika Bayangkara, I Made Wirawan, M. Aqil Savik (penjaga gawang), Indra Mustafa, Nick Kuipers, Zalnando, Supardi Nasir, Ardi Idrus, Henhen Herdiana,  Achmad Jufriyanto (pemain belakang), Abdul Aziz, Kim Jefrrey Kurniawan, Erwin Ramdani, Dedi Kusnandar, Hariono, Omid Nazari, Esteban Vizcarra, Frets Butuan, Febri Hariyadi, Ghozali Siregar (tengah), Ezechiel N’Douassel, dan Kevin van Kippersluis.

“Untuk Ezechiel dia akan langsung menuju ke Bali dan tiba pada tanggal 17, karena dia baru saja memperkuat tim nasional negaranya Chad di babak kualifikasi Piala Afrika. Dia telah mengantongi tiket untuk langsung ke Bali,” tutur Robert.***

Bagikan: