Pikiran Rakyat
USD Jual 14.116,00 Beli 14.214,00 | Sedikit awan, 25 ° C

Persib Berangkat Lebih Awal ke Bali

Irfan Subhan
PEMAIN Persib Bandung berjalan menuju ruang ganti usai menjalani latihan di Stadion Si Jalak Harupat, Jalan Cipatik-Soreang, Kabupaten Bandung Jumat 20 September 2019 menjelang pertandingan melawan Persipura.*/IRFAN SUBHAN/PR
PEMAIN Persib Bandung berjalan menuju ruang ganti usai menjalani latihan di Stadion Si Jalak Harupat, Jalan Cipatik-Soreang, Kabupaten Bandung Jumat 20 September 2019 menjelang pertandingan melawan Persipura.*/IRFAN SUBHAN/PR

SOREANG, (PR).- Pelatih Persib Robert Alberts mengatakan, timnya akan berangkat lebih awal menuju Bali agar persiapan menjelang pertandingan melawan Persebaya Surabaya, di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, bisa lebih maksimal.

Dia menambahkan,  dirinya sudah mendengar jika dua pertandingan kandang Persib yaitu saat menjamu Persebaya dan Persija Jakarta harus dilakukan di luar Kota Bandung. Tentunya, hal tersebut cukup merugikan untuk skuad Maung Bandung, karena tidak bisa menggunakan homebase mereka untuk dua pertandingan besar.

Pelatih asal Belanda tersebut menambahkan, kejadian ini hampir mirip dengan yang dialami Persib di putaran kedua lalu. Namun, dirinya telah melakukan pembicaraan dengan pemain karena secara mental ini akan sedikit berpengaruh.

“Untungnya masih banyak pemain disini yang bergabung (pemain di musim lalu) dan mereka punya pengalaman, dan mereka tentunya punya pengalaman dan tidak inginpengalaman tersebut terulang kembali. Mereka sudah belajar dari situ, dan kita sudah berbicara banyak mengenai masalah itu dan bagaimana cara mengatasinya. Intinya mental tim harus kuat dibandingkan musim lalu,”tutur Robert di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu, 12 Oktober 2019.

Dia menambahkan, pertimbangan berangkat lebih awal menuju Bali karena skuad Maung Bandung dihadapkan pada jadwal pertandingan yang sangat ketat. Usai menjamu Persebaya, Persib akan langsung terbang ke Jakarta untuk menghadapi Bahayangkara FC di Stadion PTIK.

“Kita tidak mungkin berangkat dengan waktu mepet, karena kita harus persiapan juga di Bali. Ini bukan laga tandang, ini laga kandang. Jadi kita harus menetap di sana, latihan di sana, karena setelahnya kita masih tinggal di sana untuk mempersiapkan melawan Bhayangkara. Karena kita sudah mendapat konfirmasi kalau main lawan Bhayangkara pada tanggal 23 Oktober, ini di luar ekspektasi kita karena kita bermain di stadion yang kosong (tanpa penonton),” katanya.

Robert mengatakan, dirinya akan membawa sebanyak 23 pemain ditambah 3 penjaga gawang ke Bali. “Karena setelah di Bali kita akan langsung ke Jakarta, jadi kita harus mempersiapkannya dengan baik,” ujarnya.

Mengenai hasil pertandingan game internal, Robert mengatakan untuk hasil tidaklah penting karena yang utama adalah melihat bagaimana semua pemain bisa tampil selama 90 menit penuh.

“Kita bisa tetap menjaga ritme dan berlatih dengan baik, dan  saya lihat mereka bermain bagus, tackle yang bagus, intensitas yang bagus. Hampir mirip dengan pertandingan yang sebenarnya,” ucapnya.

Meski hanya game internal, semua pemain menganggap ini dengan serius selayaknya pertandingan resmi di Liga 1. Mereka bisa tetap menjaga ritme pertandingan karena kemarin Persebaya justru  memiliki pertandingan menghadapi Borneo FC.

“Kemarin Persebaya bermain sangat kompetitif saat menjamu Borneo. Dan kita juga punya jangka waktu yang panjang, sehingga kita harus menjaga ritme salah satunya adalah dengan bermain di game internal,”ungkapnya.

Melihat kekuatan Persebaya, Robert menilai tim tersebut banyak mengalami perubahan dibandingkan putaran pertama lalu. “Da Silva sebelumnya sudah pernah bersama Persebaya. Kualitas Silva di liga Indonesia adalah striker terbaik. Jadi saya pikir Persebaya adalah tim yang sama, tapi dengan adanya Da Silva mereka semakin kuat,” tuturnya.*** 

Bagikan: