Pikiran Rakyat
USD Jual 14.116,00 Beli 14.214,00 | Sedikit awan, 21.8 ° C

Bekal Hadapi Persebaya, Robert Analisa Statistik Saat Melawan Madura United

Irfan Subhan
Pelatih Persib Robert Rene Alberts.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
Pelatih Persib Robert Rene Alberts.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

SOREANG, (PR).- Setelah menjalani libur selama empat hari, para pemain Persib kembali berkumpul untuk melakukan latihan menjelang pertandingan menghadapi Persebaya Surabaya, pada pekan ke-23 Liga 1, yang akan berlangsung pada tanggal 19 Oktober di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Pelatih Persib Robert Alberts mengatakan, kondisi para pemainnya dalam kedaan baik, dan mereka bisa menjaga kebugaran selama menjalani libur.

“Empat hari kita istirahat dan yang paling penting untuk pemain adalah mereka mulai kembali (latihan), dan mereka merasa nyaman dan kembali termotivasi secara mental,” tuturnya di Stadion Si Jalak Harupat, Jalan Cipatik-Soreang, Kamis, 10 Oktober 2019 petang.

Robert mengatakan, dirinya sudah mendengar jika dua pertandingan kandang Persib yaitu saat menjamu Persebaya dan Persija Jakarta harus dilakukan di luar Kota Bandung. Tentunya, hal tersebut cukup merugikan untuk skuad Maung Bandung, karena tidak bisa menggunakan homebase mereka untuk dua pertandingan besar.

“Kita bermain kandang tetapi jauh dari rumah, dan itu harus kita jalani. Sekarang kita kembali lagi bergabung dan telah melupakan kekecewaan saat kalah dari Madura. Saya ingin pemain bisa menganalisa hasil pertandingan dan statistik di laga kemarin, dan saya rasa stastistik pertandingan kemarin cukup mencurigakan,” katanya.

Statistik saat lawan Madura United

Pelatih asal Belanda tersebut menuturkan, dilihat dari statistik Madura United, ia mencatat ada 58 persen ball possesion, sedangkan Persib 42 persen. Lalu dari jumlah menyerang, tim berjuluk Sape Kerrab ini melakukan 125 kali, sedangkan Pangeran Biru 89 kali menyerang, dan itu sama dengan hasil dari ball possesion.

Namun, dari segi serangan langsung ke gawang, Madura justru mencatat jumlah yang lebih sedikit dibandingkan dengan Persib. Sementara untuk penyelamatan penjaga gawang juga persentasenya adalah 50 banding 50.

“Yang paling mencolok dari statistik pertandingan kemarin adalah mereka (Madura) meriah 24 kali tendangan bebas, sedangkan kita hanya sembilan. Tetapi jika kita komparasi, meski lawan mendapat 24 tendangan beas tetapi mereka mendapat empat kartu kuning, sedangkan kita yang hanya mendapat sembilan tendangn bebas hanya diganjar satu kartu kuning,” ujarnya.

Robert menilai, hal tersebut sangatlah tidak wajar karena seharusnya jika Persib melakukan kesalahan dan lawan mendapatkan tendangan bebas, maka secara logika Persib bisa saja mendapat lebih banyak kartu kuning. Namun, pada kenyataannya ini justru berbalik.

“Saya ingin mengulang perkataan Supardi saat konferensi pers usai pertandingan kemarin. Dia berkata, pemain tidak pernah bisa masuk ke dalam ritme pertandingan, karena jika kamu mendapat tendangan bebas maka setiap tiga menit pertandingan akan berhenti. Dan itu tidak normal karena itu akan menghentikan alur permainan dan menghambat apa yang akan kita lakukan,” ucapnya.

Banyaknya waktu terhenti, seharusnya wasit memberikan waktu tambahan sekurangnya delapan menit. Namun, kenyataannya waktu tambahan yang diberikan hanya dua menit. Persib sendiri memiliki banyak bukti yang disampaikan pada surat protes kepada PT. Liga Indonesia Baru dan PSSI, terkait hasil pertandingan melawan Madura United lalu.

Robert mengatakan, tim telah melupakan kekalahan dari Madura United kemarin dan mulai fokus untuk menghadapi pertandingan selanjutnya saat melawan Persebaya. Jajaran pelatih telah menyusun program yang akan dijalani oleh Supardi Nasir dan kawan-kawan dan salah satunya adalah game internal.

“Karena Persebaya masih memiliki pertandingan lawan Borneo FC besok di tengah-tengah FIFA break. Mereka masih memiliki ritme pertandingan, sehingga akan sangat berbahaya jika ritme pertandingan Persib hilang. Maka kita pun akan melakukan game internal selama 90 menit di hari Sabtu, untuk menjaga ritme pertandingan,” tuturnya.*** 

Bagikan: