Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Langit umumnya cerah, 22.7 ° C

Pelatih Persib Siapkan Opsi Lain

Irfan Subhan
PEMAIN  Persib BANDUNG, Esteban Vizcarra menghibur rekannya  Ezechiel Ndouasel usai laga melawan  Semen Padang  pada ajang Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu, 18 September 2019. Laga tersebut berakhir dengan skor 1-1.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
PEMAIN Persib BANDUNG, Esteban Vizcarra menghibur rekannya Ezechiel Ndouasel usai laga melawan Semen Padang pada ajang Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu, 18 September 2019. Laga tersebut berakhir dengan skor 1-1.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

USAI menjalani pertandingan tandang saat dikalahkan Madura United, di stadion gelora Bangkalan. Persib kini bersiap untuk menghadapi laga selanjutnya saat menjamu Persebaya Surabaya, pada pertandingan pekan ke-23 Liga 1 2019.

Namun, untuk laga big match nanti tempat pertandingan masih simpang siur, mengingat tanggal penyelenggaraan berdekatan dengan prosesi pelantikan presiden Joko Widodo, pada tanggal 20 Oktober.

Adapun, pertadingan antara Maung Bandung menghadapi  Bajul Ijo akan dilaksanakan pada tanggal 18 Oktober 2019. Bahkan, sempat tersiar kabar jika kemungkinan pertandingan nanti akan ditunda seperti halnya saat Persib akan menjamu Arema FC.

Pelatih Persib Robert Alberts pun sempat mengungkapkan jika dirinya tidak ingin timnya mengalami penundaan pertandingan, karena hal tersebut akan berdampak pada kondisi tim yang saat ini sedang berjuang untuk memperbaiki posisinya di klasemen sementara.

Bahkan, pelatih asal Belanda tersebut itu telah berbicara dengan jajaran pelatih serta manajemen untuk menyiapkan opsi pertandingan bisa tetap dilakukan di tempat lain, sehingga program yang telah disusun bisa berjalan dengan baik sesuai dengan rencana.

Hal ini diungkapkan oleh pelatih fisik Persib Yaya Sunarya. Dia menuturkan, pelatih telah berbicara dan menginginkan agar sebisa mungkin pertandingan kandang Persib tidak ada penundaan lagi.

Coach sempat mengatakan agar berusaha pertandingan jangan ditunda, kalau memang tidak bisa di sini (Jalak) bisa di tempat lain. Mungkin nanti coach akan berbicara dengan manajemen,” tutur Yaya, di Mess Persib, Jalan Ahmad Yani.

Dia mengatakan, meski belum ada kepastian apakah jadwal pertandingan akan tetap atau mengalami perubahan. Jajaran pelatih pun telah menyiapkan bebagai opsi untuk menjaga kondisi tim.

Selain itu, para pemain juga mendapat waktu libur selama empat hari setelah bertandang ke Madura, karena jeda sebelum menghadapi Persebaya Surabaya masih cukup panjang hingga pemain pun bisa melakukan refresh sebelum kembali berlatih.

“Sesuai dengan jadwal yang di buat sebelumnya, kebetulan ada kalender FIFA, timnas kita main tanggal 10 dan 15, artinya ada beberapa pemain seperti Ezechiel yang harus pulang memperkuat negaranya. Kita coba antisipasi pemain kita yang kemungkinan ke timnas, nyatanya nggak ada. Jadi dari FIFA kalender, kita coba liburkan pemain beberapa hari,” katanya.

Yaya mengatakan, seperti biasanya pemain pun diberikan tugas untuk tetap berlatih individu agar kebugarannya tetap terjaga selama menjalani liburan. Tim sendiri akan kembali berkumpul pada tanggal 10 Oktober.

Ketatnya jadwal pertandingan, dimana di tiga laga kedepan Pangeran Biru akan menghadapi Persebaya Surabaya, Bhayangkara FC, dan Persija Jakarta, membuat jajaran pelatih Persib berharap agar tidak ada penundaan pertandingan.

“Kalau lihat dari kalender ya, kita dari tanggal 15, 19, dan selanjutnya itu kita padat sampai bulan berikutnya. Harapan kita setelah lawan Madura adalah jangan sampai pertandingan ditunda. Jangan sampai ada yang ditunda, seperti lawan Arema akhirnya ditunda, itu kan, pengen kita main terus saja supaya kondisi tim bisa terjaga,” ucapnya.***

Bagikan: