Pikiran Rakyat
USD Jual 14.089,00 Beli 14.187,00 | Umumnya cerah, 24.2 ° C

Madura United vs Persib, Supardi Nasir Optimistis Petik Hasil Positif

Irfan Subhan
PEMAIN Persib Bandung, Supardi Natsir.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
PEMAIN Persib Bandung, Supardi Natsir.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

SETELAH menjalani masa pemulihan dan persiapan selama lebih dari satu pekan, Persib saat ini sudah siap untuk menghadapi Madura United pada pertandingan pekan ke-22 Shopee Liga 1 2019, di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Sabtu, 5 Oktober 2019.

Pada pertandingan nanti, skuad Maung Bandung mencoba untuk mematahkan hasil buruk di dua musim bertirut-turut, dimana Persib selalu gagal membawa pulang poin ketika berhadapan dengan tim Sape Kerrab tersebut di kandangnya.

Terakhir kali, Persib dijamu Madura United di Stdaion Gelora ratu Pamelingan, Pamekasan, musim lalu. Pangeran Biru pulang dengan tangan hampa setelah dikalahkan Madura United 1-2.

Bahkan saat Liga 1 2017, Persib pernah merasakan hal yang sangat memilukan ketika bermain di kandang Madura United. Saat itu, Persib juga gagal memetik poin setelah kalah 1-3.

Namun, bukan masalah kekalahan yang disoroti tetapi kepemimpinan wasit Kusni asal Balikpapan yang saat itu ditunjuk sebagai juru pengadil di lapangan. Di pertandingan itu, Maung Bandung sebenanrnya mencetak dua gol yang dihasilkan oleh Maitimo pada injury time babak pertama dan Michael Essien pada menit ke-54. Namun, kedua gol tersebut dianulir oleh Wasit Kusni yang menilai offside.

Tentunya kepemimpinan wasit asal Balikpapan tersebut patut dipertanyakan, akibat keputusan kontrovesi yang dilakukannya tersebut. Hasilnya, komisi disiplin PSSI pun mengistirahatkan Kusni sebagai wasit hingga akhir Liga 1 2017.

Kini, para pemain Persib pun menatap pertandingan lawan Madura United dengan kepala tegak. Raihan tiga poin di kandang Persipura Jayapura pada pertandingan sebelumnya, menjadi motivasi bagi semua pemain untuk kembali mendapatkan hal yang sama.

Saat ini Persib masih berada di peringkat ke-11 klasemen sementara Shopee Liga 1 dengan nilai 24 hasil dari 5 kali menang, 9 imbang, dan 6 kali kalah. Sementara Madura United berada di urutan ketiga dengan nilai 35 hasil dari 9 kali menang, 8 imbang, dan 4 kali kalah.

Tentunya jika di pertandingan nanti Persib bisa mengalahkan lawannya, maka posisi mereka di klasemen sementara akan naik ke peringkat sembilan. Tentunya, untuk mencapai target tersebut Persib harus bisa memanfaatkan kesempatan dan peluang yang ada untuk menjadi gol.

Bagi kapten Persib Supardi Nasir, pertandingan melawan Madura United nanti bisa kembali membuahkan hasil demi mengantarkan Persib naik di klasemen sementara dan membuka peluang untuk bisa menempati posisi lima besar di klasemen akhir.

“Persiapan sampai saat ini sudah maksimal, tinggal bagaimana kita menjaganya saja. Kita tahu ini, saya katakan pertandingan selalu penting baik itu away maupun home. Saya berharap kita berangkat kesana bisa membawa hasil dari kerja keras kita hari ini,” tutur Supardi di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu, 2 Oktober 2019.

Pemain asal Bangka ini mengatakan, Madura United diperkuat pemain yang memiliki kualitas bagus dan berpengalaman. Oleh karena itu, pemain Persib jangan lengah dan harus bisa mengantisipasi serangan demi serangan.

“Terlepas dari adanya pemain Madura United yang dipanggil timnas, tapi saya rasa tidak terlalu pengruh ke timnya. Ada pengaruh pun tidak terlalu besar. Karena pemain pengganti mereka juga enggak kalah baiknya,” katanya.

Bek berusia 36 tahun ini tidak terlalu memikirkan masalah nonteknis yang akan terjadi, karena itu di luar kuasa pemain. Yang paling penting adalah bagaimana pemain bisa menjalankan seluruh intruksi yang ditugaskan pelatih dengan baik ketika pertandingan nanti.

“Tugas kita pemain ikhtiar, tugas kita bermain, berdoa. Terlepas nonteknis itu urusan mereka. Kita berlepas diri dari itu, saya ingin semua pemain menyimpan energi positifnya, jangan pikirkan wasit, berjuang saja di lapangan. Kalah menang, itulah sepak bola, kalah kita dengan terhormat, menang dengan terhormat,” ujarnya.

Mengenai waktu perisapan yang cukup panjang. Ayah dua putra ini menilai ada sisi plus dan juga minus. “Plusnya mungkin kalau kita langsung main ke Bandung energi kita positif kita habis menang. Saya berharap penundaan tidak berpengaruh pada pemain, saya berharap seperti itu. Enggak bisa kita cuma tampakan di lapangan, tujunjukan saat di lapangan jika  kita tidak ada pengaruh apa-apa terhadap penundaa pertandingan lawan Arema kemarin,” tuturnya.***

Bagikan: