Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Umumnya cerah, 32.8 ° C

Robert Alberts Sesalkan Tempo  Lambat Permainan Persib

Abdul Muhaemin
PELATIH Persib Bandung Robert Rene Alberts/ABDUL MUHAEMIN/PR
PELATIH Persib Bandung Robert Rene Alberts/ABDUL MUHAEMIN/PR

SOREANG, (PR).- Hasil kurang memuaskan kembali didapatkan Persib Bandung dalam lanjutan gelaran kompetisi Shopee Liga 1 2019. Menjamu Semen Padang di pekan ke-19, Persib yang tampil di hadapan para pendukungnya di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu 18 September 2019 gagal mengamankan 3 angka di kandang.

Persib Bandung sebenarnya telah unggul di babak pertama lewat kaki Ghozali M Siregar pada menit ke-20. Namun di awal babak kedua, Semen Padang sukses menyamakan kedudukan lewat penyerang jangkung Karl Max menit ke-49.

Maung Bandung sebenarnya memiliki asa untuk unggul usai Ezechiel N'Douassel dijatuhkan di kotak penalti. Sayangnya Ezechiel yang menjadi algojo penalti gagal melaksanakan tugasnya dan tidak berhasil membawa Persib meraih kemenangan.

Seusai pertandingan, pelatih Robert Rene Alberts menilai jalannya pertandingan di antara kedua tim berlangsung dengan tempo yang sangat lambat. Pada 15 menit awal pertandingan pemain Persib Bandung tidak bisa memainkan permainan cepat dan terbawa dengan ritme yang diterapkan oleh Semen Padang.

"Pertandingan secara keseluruhan berjalan dengan tempo yang sangat lambat. Di 15 menit awal permainan kami sangat lambat karena banyak pemain yang bermasalah pada saat recovery," tutur Robert dalam sesi konferensi pers setelah laga.

Setelah berhasil mencetak gol lewat kaki Ghozali M Siregar, Robert Alberts telah memberikan instruksi kepada para pemainnya untuk bisa menekan dan lebih menyerang ke pertahanan Semen Padang. Namun kombinasi serta permainan yang diharapkan tidak berjalan sesuai rencana dan malah melakukan umpan-umpan panjang serta crossing langsung ke pertahanan tim tamu.

"Lalu kami mencetak 1 gol, gol yang sangat indah. Saya langsung meminta pemain untuk lebih bangkit dan lebih menyerang ke Semen Padang. Kita ingin memainkan permainan dengan kombinasi yang bagus, tapi kita justru tetap bermain dengan bola panjang dan umpan langsung ke Semen Padang. Ada sesuatu yang tidak terkoreksi," ujar pelatih asal Belanda tersebut.

Kendati sangat menyayangkan gaya permainan yang diterapkan oleh anak asuhnya, Robert mengatakan Persib sebenarnya memiliki banyak peluang baik di babak pertama ataupun di babak kedua. Namun peluang-peluang yang diciptakan tidak mampu dikonversikan menjadi gol oleh anak asuhnya.

"Saya pikir tim kami memiliki banyak peluang, ada 1 peluang yang benar-benar terbuka. Ada 1 peluang yang berhasil menjadi gol dan peluang yang lainnya tidak," katanya.***

Bagikan: