Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Sedikit awan, 20.4 ° C

Ezechiel N'Douassel Gagal Penalti, Robert Alberts Sayangkan Aksi Protes Semen Padang

Abdul Muhaemin
PEMAIN Persib Bandung Ezechiel N'Douassel/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
PEMAIN Persib Bandung Ezechiel N'Douassel/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

SOREANG, (PR).- Kegagalan tendangan penalti yang dilakukan oleh penyerang Persib Bandung Ezechiel N'Douassel mendapatkan sorotan dari sang pelatih Robert Rene Alberts. Eze yang menjadi algojo penalti gagal menyelesaikan tugasnya dengan baik usai tendangannya melambung jauh di atas gawang Semen Padang.

Akibatnya penalti yang terjadi saat kedudukan sama kuat 1-1 membuat Persib harus puas bermain imbang. Padahal Persib yang tampil di hadapan para pendukunganya di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu 18 September 2019 bisa saja menang jika penalti Ezechiel N'Douassel bisa masuk.

Terkait gagalnya penalti yang dilakukan penyerang berkebangsaan Chad itu, Robert sangat kecewa dengan aksi protes yang dilakukan oleh para pemain tim lawan. Tim Semen Padang melakukan aksi protes dengan langsung berkumpul di depan bench pemain dan sempat enggan melanjutkan permainan.

"Kami seharusnya bisa mengakhiri laga dengan kemenangan karena mendapat penalti, saya rasa itu jelas penalti. Mungkin fakta Semen Padang menunda pertandingan dengan mengancam melakukan walk out dan Ezechiel kehilangan konsentrasi karena menunggu terlalu lama," tutur Robert dalam sesi konferensi pers seusai laga.

Robert juga tidak menyalahkan Ezechiel soal keinginannya untuk melakukan tendangan penalti. Robert menganggap Eze sudah berusaha fokus dengan eksekusi penalti yang ingin dia ambil. Namun Semen Padang melakukan aksi protes dan walk out yang membuat konsentrasi sang pemain terganggu hingga akhirnya gagal mencetak gol.

"Tapi sebagai pemain yang profesional dan kapten timnas Chad dia tetap fokus untuk mengambil penalti. Dan tentu tidak bagus Semen Padang melakukan protes seperti itu, tidak tahu aturannya seperti apa, tetapi wasit harus menuliskan itu dalam laporannya," kata mantan pelatih PSM Makassar dan Arema FC itu.

Masalah konsentrasi sang pemain, seperti diketahui Ezechiel juga baru saja kembali dari negara asalnya Chad. Dia telah absen di pertandingan perdana di putaran kedua dan baru tiba di Indonesia kurang dari 24 jam. Hal ini juga bisa menjadi penyebab pemain yang akrab disapa King Eze tersebut kehilangan konsentrasi lantaran kebugaran fisiknya yang belum pulih.***

Bagikan: