Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Langit umumnya cerah, 20.4 ° C

Suporter PS Tira Persikabo dan Persib Bandung Bentrok, Kursi Penonton Beterbangan

Irwan Natsir
PERTANDINGAN PS Tira Persikabo lawan Persib sempat diwarnai bentrok penonton.*/IRWAN NATSIR/PR
PERTANDINGAN PS Tira Persikabo lawan Persib sempat diwarnai bentrok penonton.*/IRWAN NATSIR/PR

CIBINONG,(PR).- Pasca-keributan suporter pertandingan PS Tira Persikabo melawan Persib Sabtu malam 14 September 2019 sejumlah fasilitas stadion Pakansari rusak. Di antaranya kursi penonton banyak yang hancur dan rusak. Begitu pua fasilitas lainnya seperti kamar mandi dan sejumlah fasilitas di luar stadion.

Kepala UPT Pengelolaan Sarpras Dinas Pemuda dan Olahraga Kab. Bogor, Herdi Sukriadi yang dihubungi “PR” Online Minggu 15 September 2019 di Cibinong mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan iventarisasi terhadap berbagai fasilitas stadion Pakansari yang rusak akibat terjadinya keributan antarsuporter.

“Saat ini kami tengah melakukan pendataan di dalam stadion maupun di luar stadion terhadap berbagai kerusakan yang terjadi. Jadi kami belum bisa memberikan informasi secara detil apa saja yang rusak dan bagaimana bentuknya,” kata Herdi.

Menjawab pertanyaan apa langkah yang dilakukan dengan adanya fasilitas stadion yang rusak, kata Herdi, setelah dilakukan pendataan, maka pihaknya akan membuat laporan mengenai kejadian tersebut kepada Kepala Dinas Pemuda dan  Olahraga serta Bupati Bogor. “Nanti setelah itu kami akan sampaikan kepada panitia pelaksana untuk ditindaklanjuti,” jelas Herdi.

Ketika ditanya apa saja isi klausul perjanjian antara Dinas Pemuda dan Olah Raga dengan panitia pelaksana terkait jika terjadi kerusakan stadion, Herdi belum memberikan tanggapan mengenai hal itu.

Rusak dan hancur

Informasi yang diperoleh “PR” Online, cukup banyak kursi penonton yang rusak dan hancur ulah keributan yang terjadi saat pertandingan Tira Persikabo melawan Persib. Lebih dari 70 kursi yang hancur. Begitu pula fasilitas lain seperti kamar mandi, pagar pembatas dan sebagainya.

Kerusakan berbagai fasilitas stadion dengan level Internasional ini, tak terlepas keributan di dalam stadion.  Di menit ke 20, di tribun penonton yakni di gate 8 dan 9 terjadi keributan penonton. Di gate tersebut yang semula kosong dari penonton, tiba tiba dipenuhi penonton yang melakukan penyerangan kepada suporter lainnya.

Aksi saling serang  tak terhindari. Kursi kursi penonton terlihat beterbangan melayang dan saling lempar. Aksi keributan yang berlangsung cukup lama tersebut membuat kewalahan aparat keamanan. Sebab, posisi aparat keamanan di lapangan dan di luar stadion. Sementara keributan terjadi di tribun penonton.

Keributan yang terjadi ketika PS Tira Persikabo unggul 1-0 atas tamunya Persib terus berlangsung. Sampai petugas naik ke atas tribun kejadian untuk mencegah meluasnya keributan. Bahkan sempat dilepaskan tembakan peringatan.

Usai babak pertama berakhir barulah keributan di tribun timur tersebut berhenti. Namun, keributan serupa terjadi di tribun utara ketika pertandingan sudah selesai. Kembali pecah keributan yang membuat petugas terpaksa melepaskan tembakan peringatan. 

Bus Persib diserang

Aksi keributan bukan hanya terjadi di dalam stadion. Usai pertandingan, bus yang membawa rombongan Persib keluar dari stadion Pakansari di Cibinong dilemapri orang tak dikenal. Kejadian tersebut di jalan raya Kandang Roda-Sentul sebelum masuk tol Jagorawi.

Informasi yang diperoleh, bus Persib dilempari batu sehingga membuat pemain Persib,  Febri Hariyadi dan Omid Nazari terluka di kepala. Kejadian usai pertandingan ini, mengakibatkan juga kaca bus pecah.

Dari video yang direkam akun instagram pelatih Persib Robert Rene Alberts, terlihat dampak dari lemparan batu. Terlihat pula pemain anyar Persib, Omid Nazari, mendapat luka di kepalanya hingga berdarah.

Akibat luka yang di kepalanya, gelandang asal Iran itu mesti dibawa ke rumah sakit terdekat. Sementara Febri dalam kondisi baik-baik saja.***
 

Bagikan: