Pikiran Rakyat
USD Jual 13.896,00 Beli 13.994,00 | Langit umumnya cerah, 16.3 ° C

Persib Bandung Ultimatum Pemkot Soal Stadion GBLA, Bongkar Saja Jika Sebulan Tak Ada Jawaban

Abdul Muhaemin
STADION GBLA di Gedebage, Kota Bandung/ANTARA
STADION GBLA di Gedebage, Kota Bandung/ANTARA

BANDUNG, (PR).- Polemik pengelolaan Stadion GBLA (Gelora Bandung Lautan Api) masih belum menemui titik terang. Stadion yang terletak di kawasan Gedebage itu tidak terurus dan terbengkalai. Beberapa bagian stadion mengalami kerusakan. Tidak terawatnya Stadion GBLA terjadi karena ketidakmampuan Pemerintah Kota Bandung mengeluarkan biaya perawatan bulanan.

Padahal, Persib Bandung yang musim lalu menggunakan Stadion GBLA sebagai kandangnya membuat stadion bisa terurus dengan baik.

Hal itu pula yang menjadi penyebab Stadion GBLA tidak diperhatikan dan mengalami kerusakan. Musim ini, Persib Bandung tidak menggunakan Stadion GBLA sebagai kandang di Shopee Liga 1.

Manajemen Persib Bandung juga telah berulang kali meminta dan menawarkan kepada Pemkot Bandung untuk mengambil alih pengelolaan. Namun, Pemkot Bandung masih belum menyerahkan pengelolaan kepada manajemen Persib Bandung, pihak yang siap mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.

SEORANG wartawan memotret fasilitas toilet yang rusak di kompleks Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) di Gedebage, Bandung, Jawa Barat, Rabu, 17 Juli 2019. Pemerintah Kota Bandung menyatakan rusaknya sebagian fasilitas di Stadion GBLA disebabkan oleh kurang memadainya anggaran perawatan yang hanya sebesar Rp1,2 miliar per tahun.*/ANTARA

Akibat tidak kunjung mendapatkan kejelasan, manajer Persib Bandung Umuh Muchtar melontarkan ultimatum kepada Pemkot Bandung. Umuh Muchtar memberikan tenggat waktu sebulan kepada Pemkot Bandung terkait keinginan manajemen klub mengelola Stadion GBLA. Jika tidak mendapat kejelasan, Persib Bandung akan memilih Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung untuk dikelola.

“Kami sangat serius untuk memperbaiki Stadion GBLA, bermain di sana, dan dijadikan lapangan internasional, dibuat setara Eropa. Tapi, sampai saat ini tidak ada kejelasannya. Kami kasih waktu ke Pak Wali Kota, ke Pemkot Bandung,  sebulan. Kalau sebulan tidak ada jawaban, terpaksa kami (menrima) apa yang ditawarkan dan diminta Bupati Bandung, kemungkinan besar akan mengambil Stadion Si Jalak Harupat (untuk dikelola),” kata Umuh Muchtar.

STADION GBLA di Gedebage, Kota Bandung/PRFMNEWS

Dia menyadari bahwa selama ini Pemkot Bandung merasa kewalahan dengan biaya pengelolaan Stadion GBLA. Untuk itu, manajemen klub berulang kali meminta Pemkot Bandung menyerahkan pengelolaan agar staidon yang sudah dibangun begitu megah bisa terurus dan digunakan secara semestinya.

“Biaya ratusan miliar tidak masalah. Selayaknya, Stadion GBLA dikembalikan lagi (fungsinya), ditata. Pokoknya Pemkot Bandung tidak rugi, tidak harus mengeluarkan biaya per bulan. Biaya pemeliharaan itu ratusan juta sebulan,” ujarnya.

Dibongkar saja

Penawaran serta permintaan yang diajukan manajemen klub, menurut Umuh Muchtar akan sangat membantu Pemkot Bandung.

Pemkot Bandung tidak akan merugi dan justru mendapatkan keuntungan karena mendapat pemasukan setiap bulan dari klub. Namun jika masalah pengelolaan Stadion GBLA terus berlarut, Umuh meminta stadion dibongkar.

STADION GBLA di Gedebage, Kota Bandung/ARIF HIDAYAH/PR

“Nanti Pemkot tidak akan merugi, semua pemeliharaan dan kerugian akan kami tutupi. Hanya, sampai sekarang belum selesai (serah terima) dengan pihak pemborong. Kalau sebulan tidak ada jawaban, sebaiknya dibongkar saja. Jual saja besinya buat jadi uang,” kata dia.

Proses pembicaraan antara manajemen Persib Bandung dengan Pemkot Bandung, kata Umuh, telah berulang kali dilakukan. Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana sering mengatakan bahwa secepatnya Stadion GBLA akan dikelola Persib Bandung. Namun, hingga saat ini hal tersebut belum terjadi.

“Saya sering bicara dengan Pak Wakil Wali Kota, sering bertemu juga, bilangnya secepatnya-secepatnya, dari pihak PT PBB juga menanyakan beberapa kali. Ini kami kasih tahu saja, dalam sebulan, kalau tidak ada jawaban, ya, mau bagaimana lagi,” tuturnya.***

Bagikan: