Pikiran Rakyat
USD Jual 14.044,00 Beli 14.142,00 | Umumnya berawan, 20.1 ° C

Fabiano Beltrame Terancam Tak Bisa Perkuat Persib di Putaran Kedua Liga 1 2019

Abdul Muhaemin
Fabiano Beltrame.*/ARIF HIDAYAH/PR
Fabiano Beltrame.*/ARIF HIDAYAH/PR

BANDUNG, (PR).- Terus mengalami penundaan terkait proses naturalisasi yang diajukannya, pemain Persib Bandung Fabiano Beltrame terancam kembali absen membela klub berjuluk Maung Bandung itu di putaran kedua Liga 1 2019. Pada putaran pertama, pemain asal Brazil itu juga tidak bisa dimainkan setengah musim lantaran statusnya yang masih belum berubah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Bayang-bayang kembali akan menganggur dan tidak bisa dimainkan Persib Bandung terus menghantui Fabiano Beltrame. Pasalnya proses pendaftaran pemain anyar di putaran kedua Liga 1 tinggal menyisakan beberapa hari lagi. Jika statusnya tidak kunjung berubah menjadi WNI, maka mantan pemain Persija Jakarta dan Persela Lamongan itu harus kembali menerima kenyataan pahit dan tidak bisa bermain.

Terkait berlarut-larutnya proses naturalisasi Fabiano Beltrame, Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar merasa kasihan dengan pemain berusia 37 tahun itu. Padalah menurut Umuh Muchtar, Fabiano memiliki kualitas yang bisa membantu memperkuat lini pertahanan tim Maung Bandung.

Tidak bisa berbuat banyak di kasus yang menimpa Fabiano, Umuh mengaku hanya bisa pasrah melihat kenyataan yang terjadi di lapangan. Namun jika tetap tidak bisa dimainkan, Umuh akan melihat peluang Fabiano menjadi WNI terlebih dahulu lantas melakukan pembicaraan dengan jajaran manajemen terkait masa depannya.

“Pasrah saja rugi, kasian juga Fabiano karirnya, walaupun cuma ikut latihan dia juga perlu main. Kalau kedepan masih bisa (WNI) kita akan rundingkan dengan manjemen, ini urusan manajemen ya,” katanya.

Selama menganggur di Persib Bandung setengah musim, Fabiano Beltrame memang hanya mengikuti latihan demi latihan untuk tetap menjaga kebugaran fisiknya. Dia juga menjadi ambassador bagi para sponsor Persib Bandung yang melakukan roadshow dari satu kota ke kota yang lainnya.

Mengenai update perkembangan proses naturalisasi Fabiano, Umuh mengatakan seharusnya sang pemain berangkat ke Jakarta pada hari Senin. Namun lagi-lagi lantaran Menteri yang menanganinya terganjal jadwal yang padat membuat Fabiano kembali harus bersabar menunggu proses selanjutnya.

“Tunggu aja, harusnya kemarin Senin ke Jakarta tapi pak Menteri katanya juga ada acara, jadi enggak bisa karena harus disaksikan,” tutur Umuh.

Terus-terusan mengalami penundaan, Umuh juga mengungkapkan bahwa proses naturalisasi di masa sekarang lebih rumit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal inilah yang membuat Fabiano tidak kunjung menjadi WNI.***

Bagikan: