Pikiran Rakyat
USD Jual 14.044,00 Beli 14.142,00 | Sedikit awan, 21.2 ° C

Rating TV Persib Bandung Tinggi, Ada Dua Faktor Penyebab Bobotoh Enggan ke Stadion

Abdul Muhaemin
BOBOTOH Persib Bandung menyalakan suar usai menyaksikan laga melawan PSS Sleman di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat 30 Agustus 2019. Sebanyak 25.053 suporter dari kedua kesebelasan memadati Stadion Si Jalak Harupat kala itu.*/ANTARA
BOBOTOH Persib Bandung menyalakan suar usai menyaksikan laga melawan PSS Sleman di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat 30 Agustus 2019. Sebanyak 25.053 suporter dari kedua kesebelasan memadati Stadion Si Jalak Harupat kala itu.*/ANTARA

BANDUNG, (PR).- Operator Shopee Liga 1 yaitu PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah merilis laporan jumlah penonton klub-klub peserta Shopee Liga 1 hingga pekan ke-17. Ada 4 cakupan laporan di dalamnya mulai dari jumlah penonton terbanyak, TV rating, TV share, serta okupansi penonton.

Jumlah penonton terbanyak dipegang Persebaya Surabaya, TV rating tertinggi diraih Persib Bandung, TV share tertinggi diraih Persija Jakarta, serta tingkat okupansi penonton paling tinggi didapatkan Bali United.

Persib Bandung menempati posisi pertama dalam hal TV rating lantaran selama putaran pertama Shopee Liga 1, kandang Persib Bandung yaitu Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung lebih sepi dari biasanya. Hal itu diduga membuat pertandingan Persib Bandung menjadi yang paling banyak ditonton dibandingkan kontestan lain.

BOBOTOH membentang kan poster dukungan saat menyaksikan pertandingan Persib Bandung melawan Kalteng Putra pada ajang  Shopee Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa 16 Juli 2019. Dalam laga tersebut, Persib Bandung menang 2-0.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

TV rating adalah rata-rata pemirsa yang menyaksikan acara TV yang kemudian menjadi presentase. TV rating yang tinggi dibandingkan tim lain di Shopee Liga 1 berbading lurus dengan sepinya Stadion Si Jalak Harupat saat Persib Bandung bertanding.

Untuk jumlah penonton, Persib Bandung hanya menempati posisi ke-6 dengan jumlah 131.144 penonton. Angka itu tertinggal jauh dengan jumlah penonton Persebaya Surabaya pada putaran pertama yang menembus angka 217.249. Jumlahnya juga kalah dari Persija Jakarta di urutan kedua yang menembus angka 206.453 penonton.

Faktor penyebab

Berbagai spekulasi mencuat ke permukaan terkait sering kosongnya bangku-bangku penonton Stadion Si Jalak Harupat. Bobotoh asal Margahayu Rian Saputra menilai, hal itu disebabkan pemberlakuan tiket online oleh manajemen Persib Bandung yang baru dimulai pada kompetisi musim ini.

Menurut dia, pemberlakuan tiket online tidak bisa langsung diterima bobotoh sehingga muncul penolakan bahkan sampai melakukan demonstrasi.

Dia juga tidak memungkiri dan merasakan langsung bahwa pemesanan tiket online tidak terlalu mudah, mulai dari membuat akun hingga ke proses pemesanannya.

“Intinya, stadion sepi karena tiket online. Mungkin ada sebagian bobotoh yang tidak tahu bagaimana cara memesan tiketnya atau tidak tahu aplikasinya. Sebenarnya pengaruh besar dari tiket online,” kata Rian, Jumat 6 September 2019.

Ratusan bobotoh dari berbagai kelompok suporter Persib Bandung melakukan aksi protes di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Sabtu 10 Agustus 2019. Setidaknya ada 5 poin utama yang menjadi tuntutan kepada manajemen Persib Bandung, terkait terpuruknya prestasi Persib di Liga 1 2019.*/ABDUL MUHAEMIN/PR

Pemberlakukan tiket online, kata dia, tidak harus langsung secara 100 persen saat itu juga. Perlu proses sedikit demi sedikit untuk melakukan sosialisasi kepada para bobotoh.

Dia mengatakan, sebaiknya tiket online tidak diberlakukan langsung secara 100 persen, tapi bertahap.

“Apalagi bobotoh sering membeli juga lewat komunitas-komunitas, pasti bakal pada kesusahan,” kata dia.

Kendati menilai penyebab sepinya stadion salah satunya lantaran pemberlakuan tiket online, Rian tetap mendukung kebijakan baru yang dilakukan oleh manajemen klub kebanggaanya itu. Dengan adanya tiket online, sudah tidak perlu mengantre lagi untuk mendapatkan tiket pertandingan.

Bangkit di putaran kedua

Berbeda dengan yang dikatakan Rian, bobotoh asal Kiracondong Ica Cahyani menilai, sepinya penonton pada laga kandang Persib Bandung justru disebabkan penampilan klub yang kurang maksimal. Laga kandang mendapatkan sorotan karena kandang Persib Bandung sudah tidak lagi angker untuk tim lawan.

"Efek permainan Persib Bandung yang kurang gereget, stadion jadi kurang angker bagi tim tamu yang datang ke Bandung," ujar Ica.

Hal yang dikatakan Ica benar adanya. Dari 8 pertandingan kandang Persib Bandung, penampilan tim mengecewakan. Persib Bandung hanya menang 3 kali, ditahan imbang lawannya 3 kali, dan menelan 2 kali kekalahan di kandang yaitu saat ditumbangkan Bhayangkara FC 1-2 dan dipermalukan Bali United 0-2.

Ica kecewa dengan performa Persib Bandung pada putaran pertama. Terlebih, tim telah menelan 2 kekalahan di kandang. Namun, dia optimistis Persib Bandung akan bangkit di putaran kedua. Pasalnya, sebelumnya Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts kesulitan menentukan susunan pemain yang bukan hasil racikannya.

Robert Rene Alberts baru menjadi Pelatih hanya sebulan menjelang kompetisi dimulai. Dia datang menggantikan Miljan Radovic yang telah menyiapkan tim selama 4 bulan, termasuk merekrut para pemain asing yang penampilannya tidak memuaskan di bawah asuhan Robert Rene Alberts.

"Mungkin karena pemain bukan pilihan Robert Rene Alberts jadi berpengaruh juga terhadap  permainan. Di putaran kedua pasti akan ada perubahan. Permainan semakin hari semakin membaik," katanya.***

Bagikan: