Pikiran Rakyat
USD Jual 14.044,00 Beli 14.142,00 | Sedikit awan, 21.2 ° C

Gatot Prasetyo Berbagi Kabar Terbaru dari Bawah Mistar Gawang Persib Bandung

Irfan Subhan
KIPER Persib Bandung Dhika Bayangkara dan Pelatih Kiper Persib Gatot Prasetyo di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Selasa 27 Agustus 2019.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
KIPER Persib Bandung Dhika Bayangkara dan Pelatih Kiper Persib Gatot Prasetyo di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Selasa 27 Agustus 2019.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

BANDUNG, (PR).- Menghadapi putaran kedua Shopee Liga 1, Persib Bandung terus berbenah. Salah satu posisi yang paling disorot pada putaran pertama adalah penjaga gawang, Persib Bandung menjadi salah satu tim yang paling banyak kebobolan dengan total 25 gol.

Hal itu menjadi perhatian utama jajaran pelatih untuk membenahi posisi tersebut. Masuknya Dhika Bayangakara membuat komposisi penjaga gawang Persib Bandung kembali lengkap setelah sebelumnya hanya mengandalkan dua kiper setelah cederanya Deden Natshir.

Dengan jeda waktu 8 hari sebelum menghadapi PS Tira Persikabo pada laga pertama putaran kedua Shopee Liga 1, para penjaga gawang terus diasah kemampuannya di bawah asuhan Pelatih Kiper Persib Bandung Gatot Prasetyo.

“Ada beberapa hari, cukup waktu untuk menyiapkan tiga penjaga gawang kami supaya level kebugaran mereka bisa berimbang. Ketika kompetisi panjang, kami tidak risau dengan kondisi penjaga gawang karena kami tahu posisi penjaga gawang riskan cedera dan segala macamnya,” tutur Gatot Prasetyo di Stadion SPOrT Jabar, Jalan Pacuan Kuda, Kota Bandung, Jumat 6 Spetember 2019.

Saat ini para kiper diasah untuk menjaga kebugarannya sebelum menjalani latihan  ke tahap selanjutnya agar kesiapan mental bisa semakin kuat.

Evaluasi lini belakang

Gatot Prasetyo mengatakan, dia telah melakukan evaluasi terkait penampilan para kiper pada putaran pertama.

“Tentunya jadi bahan evaluasi kami dari jumlah gol, bagaimana prosesnya dan gol yang bersarang di gawang Persib Bandung cukup jadi peringatan untuk kami . Dari sini, tentunya kami secara menyeluruh melakukan evaluasi dari awal atau dari sebelum terjadinya gol itu. Segala macamnya kami antisipasi dari sana,” katanya.

“Kami analisis secara global, tidak bisa hanya penjaga gawang karena ada proses gol itu sendiri. Ada gol yang kami menyoroti itu peran (kesalahan) penjaga gawang, tapi ada juga dari sisi koordinasi di belakang, komunikasi, dan banyak hal yang harus dicermati. Kami punya cukup waktu untuk itu. Salah satu solusinya adalah pergantian pemain di belakang dengan harapan kesalahan bisa lebih diminimalisasi. Ada sosok pemimpin di sana, dengan harapan komunikasi lebih baik lagi,” ujarnya.

Sopiyan Mardani

Pada sesi latihan persiapan putaran kedua Shopee Liga 1, Persib Bandung mendapat tambahan pemain baik dari Persib U-20 dan Bandung United. Salah satu pemain tersebut adalah kiper Sopiyan Mardani yang membela Bandung United.

Menurut Gatot Prasetyo, hadirnya Sopiyan Mardani adalah untuk membantu jalannya latihan karena secara keseluruhan, idealnya untuk latihan membutuhkan empat penjaga gawang.

“kami tetap proyeksikan 3 kiper tapi karena di high season ini intensitas latihan cukup tinggi, kami perlu bantuan. Tidak bisa hanya dengan 3 kiper karena supaya membantu jalannya latihan secara keseluruhan kami butuh 4 kiper,” ucapnya.***

Bagikan: