Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Langit umumnya cerah, 22.6 ° C

Umuh Muchtar: Persib Jangan Sampai Degradasi

Miradin Syahbana Rizky
PEMAIN Persib Bandung, Supardi Natsir.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
PEMAIN Persib Bandung, Supardi Natsir.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

SUMEDANG, (PR).- Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar berharap Persib bisa segera bangkit dari keterpurukannya usai menjalani enam laga terakhir Shopee Liga 1 2019 tanpa kemenangan. Umuh mengatakan, jangan sampai tim kebanggaan Jawa Barat ini harus terdegradasi ke Liga 2.

"Jangan sampai terdegradasi ya. Memang banyak faktor untuk kondisi saat ini. Semoga saja bisa segera bangkit dan kembali meraih kemenangan," ucap Umuh usai membuka Super Jalapa Liga 3 Seri 1 Jawa Barat 2019 di Stadion Ahmad Yani, Kabupaten Sumedang, Senin, 19 Agustus 2019.

Umuh mengatakan, saat ini salah satu yang harus dibenahi adalah faktor mental. Dia mencontoh saat Persib Bandung ditahan imbang Borneo FC dengan skor 2-2 padahal sebelumnya telah unggul 2-0 terlebih dahulu atas lawannya. 

"Udah dapat 2-0 tiba-tiba disamakan ini lebih ke faktor mental. Saya memohon kepada Allah SWT untuk kebaikan Persib. Saya percaya Persib bisa berubah di putaran kedua," ujarnya.

Dia menambahkan, dengan kondisi seperti sekarang sebaiknya semua pihak saling bahu membahu dan mendukung. Jangan sampai Persib terus mendapatkan tekanan sehingga efeknya sulit mendapatkan kemenangan.

"Harus bahu membahu Persib Jangan dikekekak (ditekan) terus. Saya akan terus memberikan dukungan dan bonus kepada pemain untuk bisa menang. Insya Allah ya," tuturnya. 

Mengenai tiga pemain asing yang baru direkrut manajemen Persib, Umuh mengaku tidak mengetahui rekam jejak mereka. Umuh menuturkan rekrutan pemain merupakan wewenang penuh pelatih Robert Rene Alberts.

"Pelatih sudah mengambil pemain dan jangan asal-asalan. Kalau salah bisa lebih fatal dan berat. Saya belum lihat mereka. Mudah-mudahan mereka sudah lebih baik lagi," katanya.

Murka Robert Alberts

Di tempat terpisah, Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, sangat kesal dan murka terhadap lini pertahanan Persib Bandung setelah ditaklukkan PSM Makassar dengan skor 1-3. Hal yang membuat pria asal Belanda ini murka akibat Maung Bandung sangat mudah kebobolan dua gol oleh PSM dalam kurun waktu kurang dari lima menit.

"Itulah fakta yang terjadi, kami selalu kebobolan dua gol dalam periode waktu yang sangat singkat," katanya.

Robert mengaku, saat melawan Arema FC ia masih bisa memaklumi karena tidak bisa memainkan Bojan Malisic. Namun, pada laga malam tadi ia tidak mempunyai alasan lagi untuk membela pemainnya.

"Saat melawan Arema, kondisinya berbeda jadi saya masih bisa membela pemain. Tapi kali ini saya tidak membela mereka," kata Robert.

Untuk itu, Robert akan melakukan analisis dan evaluasi seluruh kelemahan Persib Bandung yang terjadi selama putaran pertama Shopee Liga 1 2019. Saat ini Persib berada di peringkat ke-11 dengan raihan 15 poin.***

Bagikan: