Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Cerah, 28.3 ° C

Lima Poin Tuntutan Bobotoh Persib Bandung

Abdul Muhaemin
Ratusan bobotoh dari berbagai kelompok suporter Persib Bandung melakukan aksi protes di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Sabtu 10 Agustus 2019. Setidaknya ada 5 poin utama yang menjadi tuntutan kepada manajemen Persib Bandung, terkait terpuruknya prestasi Persib di Liga 1 2019.*/ABDUL MUHAEMIN/PR
Ratusan bobotoh dari berbagai kelompok suporter Persib Bandung melakukan aksi protes di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Sabtu 10 Agustus 2019. Setidaknya ada 5 poin utama yang menjadi tuntutan kepada manajemen Persib Bandung, terkait terpuruknya prestasi Persib di Liga 1 2019.*/ABDUL MUHAEMIN/PR

BANDUNG, (PR).- Bobotoh yang merasa kecewa dengan kemerosotan prestasi Persib melakukan aksi geruduk kantor manajemen PT Persib Bandung Bernartabat. Aksi ini diawali longmarch dari GOR Saparua menuju Graha Persib di Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Sabtu 10 Agustus 2019.

Ratusan bobotoh dari berbagai kelompok suporter Persib Bandung mengikuti aksi protes tersebut. Setidaknya ada 5 poin utama yang menjadi tuntutan kepada manajemen Persib Bandung.

Poin pertama, bobotoh mempertanyakan soal pembentukan serta perekrutan pemain Persib Bandung. Jika memang manajemen yang melakukan pembentukan tim, bobotoh meminta manajemen segera meminta maaf dan melakukan perbaikan.

Poin kedua, menjelang putaran pertama musim kompetisi 2019 berakhir, bobotoh meminta manajemen tidak melakukan intervensi terhadap pelatih dalam menentukan perekrutan pemain.

Poin ketiga, Persib seringkali mendapatkan faktor non teknis saat menjalani pertandingan. Mulai dari wasit yang merugikan tim, hingga perlakuan kurang baik tim tuan rumah saat Persib melakukan laga tandang.

Pada poin keempat, tengah terpuruknya prestasi Persib Bandung secara langsung mempengaruhi mental para pemain. Bobotoh mengharapkan agar pelatih Robert Rene Alberts segera membangkitkan mental tim dan memotivasi pemain.

Sementara pada poin terakhir, polemik pemberlakuan tiket online dirasakan bobotoh cukup mempengaruhi laga kandang Persib. Sehingga stadion selalu sepi lantaran pemberlakuan tiket online dilakukan secara mendadak.

Berikut selengkapnya 5 poin aspirasi yang disampaikan Bobotoh:

1. Melihat dari pembentukan tim, dari awal sampai melihat posisi yang ditoreh Persib sampai sekarang kayaknya miris bos. Yang pasti kami mempertanyakan, siapakah yang membentuk tim dari awal musim dan harap meminta maaf kepada Bobotoh. Bos itu laki-laki bos, harus jantan mengakui dan melakukan evaluasi agar prestasi Persib lebih membaik. 

2. Menatap bursa transfer jika manajemen masih percaya coach Rene Albert harap beri kebebasan. jika sudah tidak, silakan ambil tindakan yang pasti jangan memilih pemain tanpa seizin pelatih, karena kami tidak butuh

3. Bikin tim faktor non teknis karena sangat berpengaruh kalau itu sudah ada, kenapa tim kami masih terganggu masalah faktor non teknis.

4. Buat pelatih, bangun mental pemain secepatnya dan kebersamaan pemain. Sisa putaran pertama masih empat laga, untuk menyongsong putaran kedua.

5. Kami merasa laga kandang selalu sepi dari penonton dan komunitas Persib, mungkin ini kebijakan yang harus dikaji secepatnya. Jangan memaksakan kehendak! Kami ada solusi tiket 50 persen secara biasa online, 30 persen buat komunitas Persib, karena tiket offline trandisi dan budaya ajang silaturahmi saat pengambilan tiket. 15 persen buat on the spot, dan 5 persen untuk suporter tim tamu, dan itu sudah terjadi dan jangan dievaluasi lagi.***

Bagikan: