Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Cerah, 28.3 ° C

Strategi Persib untuk Menyudahi Tren Kalah Beruntun

Miradin Syahbana Rizky
PEMAIN Persib Bandung, Bojan Malisic (kiri) mencoba menyundul bola  dibayangi pemain Barito Putera, Nazar Nur aidin pada pertandingan Liga 1 di Stadion Demang Lehman, Martapura, Kabupaten Banjar Baru, Kalimantan Selatan, Minggu, 4 Agustus 2019 malam. Skor Sementara 0-0.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
PEMAIN Persib Bandung, Bojan Malisic (kiri) mencoba menyundul bola dibayangi pemain Barito Putera, Nazar Nur aidin pada pertandingan Liga 1 di Stadion Demang Lehman, Martapura, Kabupaten Banjar Baru, Kalimantan Selatan, Minggu, 4 Agustus 2019 malam. Skor Sementara 0-0.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

BANDUNG, (PR).- Tak mau kembali menelan kekalahan keempat secara beruntun, Persib Bandung Siap memperbaiki semua kelemahannya pada pertandingan tandang pekan ke-13 Liga 1 menghadapi Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Kamis, 8 Agustus 2019.

Menurut asisten pelatih Persib Budiman, untuk mengembalikan Persib ke jalur positif, tim pelatih melakukan segala upaya salah satunya dengan melakukan evaluasi secara menyeluruh.

Budiman mengatakan, kekalahan dari Barito Putera pada pekan ke-12 lalu karena beberapa faktor. Di antaranya, adalah kelemahan yang harus diperbaiki Maung Bandung yakni masalah konsentrasi.

"Kalau dari tim pelatih, yang paling kami soroti itu adalah konsentrasi. Jangan lepas konsentrasi sedikit pun sampai pertandingan benar-benar selesai," ujar Budiman, seperti yang dilansir dari situs resmi klub, Selasa, 6 Agustus 2019.

Budiman menambahkan, meski secara permainan laga melawan Barito Putera sudah membaik, dibanding ketika melawan Arema FC. Namun demikian, hal tersebut tidaklah cukup karena Maung Bandung masih mengalami kekalahan. 

"Jadi, kalau dilihat dari segi permainan sudah ada kamajuan, tapi memang harus ada yang dibenahi. Yang paling penting itu adalah fokus, jangan kecolongan," ujar Budiman.

Tak hanya itu, Budiman menuturkan bahwa tim pelatih akan fokus memberikan motivasi kepada pemain. Sebab, sisi mental juga perlu adanya dorongan untuk lebih baik sehingga mencuri Persib bisa mencuri poin di Lamongan.

"Tentunya ada persiapan khusus jelang pertandingan lawan Persela. Kami akan benahi bukan dari segi taktik saja, tapi dari segi mental sangat perlu," tuturnya.

PEMAIN Persib Bandung, Hariono (kiri) berebut bola dengan pemain  Barito Putera, Evan Dimas Darmono pada pertandingan Liga 1 di Stadion Demang Lehman, Martapura, Kabupaten Banjar Baru, Kalimantan Selatan, Minggu, 4 Agustus 2019 malam. ARMIN ABDUL JABBAR/PR

Sebelumnya, pelatih Persib Robert Rene Alberts tak menyangkal bahwa gol padai menit akhir tersebut terasa menyakitkan bagi timnya. Meski begitu, Robert menegaskan tidak ada waktu bagi Persib untuk menyesali kekalahan dari Barito Putera.

"Kami harus membangkitkan tim ini karena seharusnya pada laga kemarin, hasilnya imbang," kata Robert.

Selain itu, Persib memang tidak mempunyai waktu untuk bersantai Bahkan, waktu untuk recovery tidaklah banyak.

Persib hanya memiliki waktu tiga hari sebelum pertemuan mereka dengan Persela Lamongan. Tim kebanggaan bobotoh tersebut harus melawan Persela di markas lawan, Stadion Surajaya.

Untuk memaksimalkan proses persiapan dan recovery tim, Persib berangkat langsung menuju Lamongan dari Banjarmasin.

"Sebelumnya, kami harus melakukan perjalanan panjang dalam waktu yang singkat. Dari Bandung ke Banjarmasin, setelah itu langsung ke Surabaya dengan waktu yang singkat," tuturnya.

Pelatih asal Belanda tersebut mengakui bahwa jadwal padat yang harus dijalani Persib memang memberatkan.***

Bagikan: