Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Sebagian cerah, 30 ° C

PSIS Semarang vs Persib Bandung, Lini Belakang Harus Lebih Solid

Irfan Subhan
Persib.*/DOK. PR
Persib.*/DOK. PR

MAGELANG, (PR).- Menghadapi PSIS Semarang, di Stadion Moch Soebroto Magelang, pada pekan ke-10 Shopee Liga 1 2019, pelatih Persib Robert Alberts akan menurunkan duet Indra Mustafa dan Saefuloh Maulana sebagai bek tengah. Keduanya menggantikan Bojan Malisic dan Achmad Jufriyanto, yang pada pertandingan kali ini harus absen karena akumulasi kartu kuning.

Absennya kedua pemain pilar tersebut memang cukup disayangkan, karena saat ini Maung Bandung justru sedang bersemangat setelah di laga sebelumnya mereka meraih kemenangan saat mengalahkan Kalteng Putra 2-0.

Namun, di partai yang akan berlangung pada Minggu, 21 Juli 2019, pukul 15.30 WIB ini Persib harus mewaspadai tuan rumah PSIS Semarang yang juga sedang bergairah setelah mereka meraih dua kali kemenangan beruntun.

Terakhir tim asuhan Jafri Sastra ini tentunya berkeinginan mempertahankan rekor tersebut demi bisa bersaing di papan atas klasemen sementara Shopee Liga 1 2019. Saat ini tim laskar Mahesa jenar berada di peringkat ke-5 dengan nilai 14 poin hasil dari 4 kali menang, 2 kali imbang, dna 3 kali kalah.

Persib untuk sementara masih tertahan di peringkat ke-11 klasemen sementara Shopee Liga 1 2019 dengan nilai 2 kali menang, 4 kali imbang, dan 2 kali kalah. Jika pada pertandingan nanti bis ameraih pin penuh maka posisi Pangeran Biru akan beranjak naik ke peringkat 8.

Mantan pemain Persib Sujana menilai, saat ini kekuatan Persib semakin kompak hal tersebut dapat dilihat pada pertandingan terakhir saat menghadapi Kalteng Putra di Stadion Si Jalak Harupat, dimana kerja sama antarpemain semakin solid.

Indra Mustafa/DOK PR

Namun, pada pertandingan PSIS Semarang nanti dia berharap pertahanan Persib bisa kuat meski bojan Malisic dan Achmad Jufriyanto yang selama ini diandalkan pada posisi bek tengah harus basen dan digantikan oleh Indra Musafa dan Saepuloh Maulana.

“Tidak ada pilihan lain kalau Bojan dan Jufriyanto absen, berarti tinggal Saepuloh dan Indra. Untuk Indra Mustafa sudah kelihatan di beberapa pertandingan terakhir sudah ada (berkembang). Hanya saepuloh pas terakhir dipasang lawan Persebaya masih cukup berat,” tutur Sujana, Sabtu, 20 Juli 2019.

Dia menambahkan, mudah-mudahan pada pertandingan nanti sudah ada evaluasi dari Saepuloh untuk bisa lebih fokus dan menjaga pertahanan Persib dari serangan pemain lawan lebih baik lagi.

“Waktu lawan Persebaya, posisi Saepuloh dan Bojan selalu sejajar, kalau striker lawan cepat bsia habis sehingga harus pintar menjaga daerahnya dan lawan. Kelemahan ini akan sulit ketika lawan melakukan serangan cepat,” katanya.

Mantan pemain Maung Bandung yang identik dengan nomor punggung 12 ini mengatakan, melihat PSIS Semarang mereka memiliki pemain asing dan tengah yang bagus, kedua tim sendiri baru kembali bertemu di Liga 1 musim lalu setelah sebelumnya sempat terpisahkan karena PSIS berada di Liga 2.

“Kalau melihat pengalaman dan jam terbang Persib masih unggul, apalagi melihat pemain yang ada saat ini. Sementara PSIS memiliki kecepatan khususnya di sayap, dan ini berbahaya karena dari beberapa gol lawan ke gawang persib berasal dari sayap yang di counter langsung ke depan,” ujarnya.

Sujana mengatakan, melihat di beberapa pertandingan sebelumnya pemain belakang justru sering fokus melihat ke arah bola bukan kepada pemain lawan yang sudah menunggu di depan.

Hampir semua gol ke gawang Pangeran Biru yang dicetak lawan seperti itu, dan ini harus diantisipasi apalagi pelatih Persib Robert Alberts telah melakukan evaluasi dengan melihat tayangan ulang di setiap pertandingan, sehingga kedepannya masalah seperti ini bisa diantisipasi.***

Bagikan: