Pikiran Rakyat
USD Jual 14.317,00 Beli 14.219,00 | Sedikit awan, 25.3 ° C

Persib Bandung vs Kalteng Putra, Panpel Semakin Ketat Awasi Penonton

Irfan Subhan
PENDUKUNG Persib Bandung memberikan dukungan saat pertandingan Sepak Bola Liga 1 2019 antara Persib Bandung dengan Madura United di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu, 23 Juni 2019.*/ANTARA
PENDUKUNG Persib Bandung memberikan dukungan saat pertandingan Sepak Bola Liga 1 2019 antara Persib Bandung dengan Madura United di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu, 23 Juni 2019.*/ANTARA

BANDUNG, (PR).- Panitia penyelenggara pertandingan Persib Bandung akan memperkatat keamanan saat laga menghadapi Kalteng Putra pada pekan ke-9 Shopee Liga 1. Pertandingan akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa 15 Juli 2019.

Diperketatnya keamanan dilakukan untuk mengantisipasi masuknya barang-barang yang dilarang seperti flare, smoke bomb, senjata tajam, dan minuman keras ke dalam stadion.

“Untuk masalah flare, kami sudah melakukan koordinasi dengan petugas keamanan dengan melakukan body check saat penonton masuk stdaion. Bahkan kami sudah melakukan segala upaya sesuai dengan prosedur tetap dari kepolisian dan keamanan internal,” tutur General Coordinator Panpel Persib Bandung Budhi Bram Rachman di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Senin 15 Juli 2019.

BOBOTOH Persib/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

Dia mengatakan, meski sebelumnya telah melakukan pengecepan sesuai prosedur, panpel masih kecolongan karena masuknya flare apda beberapa pertandingan.

Persib Bandung juga kembali mendapat sanksi denda dari komite disiplin PSSI sebesar Rp 75 juta karena oknum bobotoh melakukan pelemparan botol ke lapangan (pengulangan) saat Persib Bandung menjamu Bhayangkara FC.

Sebelumnya, Persib Bandung menerima sanksi pertamanya di Liga 1 yaitu denda sebesar Rp 70 juta atas tingkah laku buruk suporternya saat pertandingan menjamu PS Tira Persikabo di Stadion Si Jalak Harupat.

Budhi Bram Rachman sangat prihatin kembali didendanya Persib Bandung oleh Kodis PSSI karena ulah oknum bobotoh.

“Mudah-mudahan ke depan akan semakin tertib. Mungkin nanti ada yang salah dari pengamanan, dan itu harus dievaluasi dan menjadi bahan pertimbangan pada pertandingan berikutnya,” katanya.

Titik-titik tempat penyalaan flare pun sudah diketahui panpel. Di titik-titik tersebut, jumlah personel keamanan akan ditambah guna mengantisipasi terjadiya penyalaan flare dan pelemparan ke area steril lapangan.

“Kami sudah ada catatan untuk tempat-tempatnya. Mereka (oknum bobotoh) juga banyak cara untuk memasukan flare ke stadion sehingga lolos dari body checking keamanan. Kami akan melakukan koordinasi dengan para pedagang asongan di stadion karena kami tidak ingin mengulang kejadian seperti ini,” tuturnya.***

Bagikan: