Pikiran Rakyat
USD Jual 14.130,00 Beli 13.830,00 | Sebagian cerah, 27.1 ° C

Persib Bandung Berencana Tambah Kiper karena Deden Natshir Cedera Parah

Tim Pikiran Rakyat
KIPER Persib I Made Wirawan menunjukkan kostum yang akan digunakannya pada Liga 1 Indonesia 2019 saat pelun­curan di Hotel Savoy Homann, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Sabtu 11 Mei 2019. Ada delapan kostum yang diperkenalkan.*/ARIF HIDAYAH/PR
KIPER Persib I Made Wirawan menunjukkan kostum yang akan digunakannya pada Liga 1 Indonesia 2019 saat pelun­curan di Hotel Savoy Homann, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Sabtu 11 Mei 2019. Ada delapan kostum yang diperkenalkan.*/ARIF HIDAYAH/PR

BANDUNG, (PR).- Jajaran pelatih Persib Bandung saat ini sedang berdiskusi membahas penambahan penjaga gawang . hal itu dilakukan sebagai buntut cederanya Deden Nathsir saat melawan Persija.

Pelatih Persib Robert Rene Alberts masih mempelajari regulasi Shopee Liga 1 karena timnya tidak ingin melakukan kesalahan. Namun, jika ada penjaga gawang yang cedera, tim akan bergerak cepat mencari pengganti.

"Kami sedang bicarakan ini semua dan akan segera kami konfirmasi, Gatot (Prasetyo, Pelatih Kiper Persib Bandung) yang akan memberikan proposal tentang opsi seperti apa yang akan kami lakukan untuk tim ini," tutur Robert Rene Alberts di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Jumat 12 Juli 2019.

Absennya Deden Natshir membuat jumlah penjaga gawang Persib tinggal dua yaitu I Made Wirawan dan Aqil Savik. Robert Rene Alberts tengah memikirkan tambahan penjaga gawang dari Bandung United atau Diklat Persib.

"Tentunya sangat disayangkan karena Deden Natshir sedang dalam penampilan yang bagus untuk kembali menjadi pilihan pertama di tim, Tapi ada fraktur di kakinya dan itu merupakan salah satu cedera yang serius yang dialami seorang pemain sepak bola," katanya.

Saatnya Aqil Savik naik panggung?

Mengenai peluang Aqil Savik diturunkan pada salah satu pertandingan. Robert Rene Alberts menilai bahwa kiper tersebut selalu mempunyai kesempatan bermain karena dia masih muda dan memiliki potensi.

"Jika dibandingkan I Made Wirawan dan Deden Natshir, Aqil Savik memang masih kalah pengalaman, tepi seorang penjaga gawang harus selelu siaga dan saling mendukung satu sama lain baik saat latihan maupun pertandingan. Saya nilai Aqil Saviq sudah siap untuk bermain di level ini," ujarnya.

Persib.*/DOK. PR

Sulit untuk mencari kandidat penjaga gawang saat ini karena kebanyakan kiper yang memiliki pengalaman telah terikat kontrak dengan klub lain di Shopee Liga 1. Namun, Gatot Prasteyo sedang melihat kemampuan beberapa kandidat.

"Karena harus ada keseimbangan yang baik di dalam tim dan Aqil Savik masih terlalu muda. Gatot Prasetyo punya 3 nama dan kami masih harus berdiskusi dan memeriksa dulu semuanya. Kami juga tetap melihat tim B atau U-20 karena itu yang paling mudah untuk dijangkau. Kami harus mengambil keputusan terbaik karena ini akan menjadi pilihan hingga akhir musim," ujarnya.

Bayak dijenguk justru mengganggu

Cedera yang dialami Deden Natshir membuat banyak pihak turut prihatin. Bruno Matos bahkan langsung menjenguk Deden Natshir seusai pertandingan.

Beberapa pemain lain termasuk pemain Persija yaitu Bambang Pamungkas turut datang melihat kondisi kiper jebolan Diklat Persib itu. Bukan hanya pemain sepak bola, pejabat seperti Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan juga menjenguknya.

"Memang pada saat dievakuasi ke rumah sakit, ada bentuk respect dari pemain Persija. (Mereka datang) beserta manajer dan dokter ke rumah sakit menunjukan respect terhadap Deden atas kejadian tersebut," tutur dokter tim Persib Bandung Raffi Ghani.

Kendati senang dengan banyaknya perhatian, Raffi Ghani menuturkan, Deden Natshir sedikit terganggu dengan banyaknya tamu yang datang. Sehingga, Raffi Ghani memutuskan menggelar konferensi pers mengenai keadaan Deden Natshir agar bisa tersiarkan kepada tamu-tamu yang ingin datang.

"Saat dihubungi, Deden merasa sedikit terganggu, terutama banyaknya kunjungan. Supaya teman-teman mengerti dan memahami, akhirnya saya memilih untuk mengadakan jumpa media agar bisa mengabarkan kondisinya," katanya. (Abdul Muhaemin, Irfan Subhan)***

Bagikan: